Truth Minta KPU Jangan Main Mata

Pendaftaran Bacaleg (Bakal Calon Anggota Legislatif) untuk pemilihan tahun 2019 telah ditutup oleh KPU pada Selasa 17 Juli 2018 pukul 00.00. Seluruh Partai telah mendaftarkan Bacalegnya pada KPU masing-masing tingkatan. Begitupun di Kota Tangerang Selatan, semua partai telah mendaftarkan Bakal Calonnya pada KPU Kota Tangerang Selatan.

Banyak pihak mengawasi tahapan ini. Salah satunya LSM Tangerang Publict Transparency Watch (TRUTH). Menurut TRUTH, Tahapan ini sekaligus akan menentukan siapa yang akan menjadi wakil rakyat: pengawas pemerintah serta yang akan membuat anggaran agar seluruhnya berpihak pada masyarakat.

Oleh sebab itu, TRUTH meminta masyarakat jangan sampai lengah dari pengawasan ini, sebab ini salah satu faktor yang akan menentukan hajat hidup masyarakat untuk lima tahun kedepan, jangan sampai terdapat praktik kecurangan, sekalipun ada Bawaslu yang mempunyai tugas khusus dalam hal ini, namun masyarakat juga harus terlibat aktif dalam mengawasinya.

“Setelah pendaftaran Bacaleg, pada 18 Juli 2018, Bawaslu Tangsel menemukan adanya 7 orang yang diduga masih berstatus ASN. Dari PPP 2 orang, Golkar 2 Orang Berkarya 1 Orang, Hanura 1 Orang dan PKS 1 Orang. Hal ini tentu harus menjadi perhatian khusus KPU Kota Tangerang Selatan, agar tidak menyimpang dari pertauran yang telah ditetapkan,” ungkap TRUTH melalui penelitinya Aco, kepada Tangerang Raya, Sabtu (21/7).

Oleh karenanya, lanjut Aco, pihaknya meminta KPU Kota Tangerang Selatan harus profesional dan tidak bermain mata dengan Partai/Bacaleg dalam pemenuhan persyaratannya. Misalnya dalam PKPU No 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota menayaratkan tidak menyertakan mantan terpidana Bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi, atau berstatus ASN, Ijazah Palsu dan pelanggaran lainnya. Jangan sampai ada Oknum KPU yang bermain mata dengan para Bacaleg atau dengan Oknum partai agar kemudian diluluskan.

“Oleh sebab itu, seluruh masyarakat agar ikut mengawasi berlangsungnya proses pendaftaran dan Bakal Calon Legislatif khususnya di Kota Tangerang Selatan ini untuk berani melaporkan kepada Bawaslu dan/atau DKPP. Atas temuan Bawaslu Kota Tangerang Selatan, kami juga menuntut agar diusut tuntas untuk mengungkapkan serta memproses pelanggaran-pelanggaran yang nyata telah terjadi dalam proses ini,” tandas Aco.(Riz)

Facebook Comments
torabika