Kemenkes RI : Masyarakat Harus Cerdas Dalam Penggunaan Obat

0

Seiring dengan banyaknya masyarakat yang masih kurang memahami aturan penggunaan obat khususnya pada saat menderita sakit, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT).


Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Sosialisasi tersebut melibatkan lintas program diantaranya, Organisasi kemasyarakatan, para Kader- kader kesehatan, Mahasiswa dan beberapa mitra lainnya seperti media massa yang nantinya akan diteruskan menyampaikan kepada masyarakat lainnya.

Melalui sosialisasi itu Kementrian Kesehatan Republik Indonesia terus melakukan strategi pemberdayaan dan edukasi masyarakat, dalam upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar.


Dra. R. Dettie Yuliati, M.Si., Apt., selaku Direktur pelayanan Kefarmasian mengatakan, masyarakat perlu paham dalam penggunaan obat sesuai dengan yang telah diresapkan jangan sampai sembarangan menggunakan obat.

“Masyarakat harus tau dalam penggunaan obat yang sesuai dengan takaran serta harus benar-benar resep dari dokter,” ucap Dettie kepada Awak Media Bbsnews.co.id seusai acara.

Dikatakan lagi, di beberapa kasus, banyak sekali masyarakat yang menggunakan obat-obatan dengan dosis yang kurang tepat atau tidak sesuai dosis karena tidak berkonsultasi langsung dengan dokter. Sehingga menyebabkan tubuh menjadi kebal terhadap obat, dan membuat penyakit tersebut semakin sulit untuk diobati bahkan menimbulkan penyakit baru, Sabtu (15/9/2018).

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Dra. Hj. Siti Masrifah, MA., mengatakan, bahwa penggunaan obat oleh masyarakat itu adalah hak dari yang bersangkutan dengan harapan agar bisa sembuh dari sakit yang dialaminya. Namun, demikian hendaknya dalam menggunakan obat haruslah sesuai dengan dosis dan resep dari dokter.

“Dokter dalam memberikan obat kepada setiap pasien tentu telah melalui pemeriksaan yang intesif pada tubuh pasien sehingga dalam memberikan obat berdasarkan keluhan dari pasien,”

Siti Masrifah berharap, setiap pasien atau pun masyarakat yang mengkonsumsi obat tidak dapat asal-asalan karena apabila hal itu dilakukan tentu berdampak negatif bagi yang bersangkutan bahkan bisa menjadi racun bagi tubuhnya sendiri.

“Hari ini kami bermitra dengam Kemkes RI mengajak kepada masyarakat agar tau betul, apa si sebenarnya dan bagaimana caranya menggunakan obat secara cermat karena banyak sekali yang perlu diketahui oleh masyarakat,” harap wanita yang duduk kursi DPR RI.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi itu, masyarakat dapat menyadari agar lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan obat-obatan. Apabila membeli obat, baca aturan pakai. Dan lebih baiknya, periksakan ke Dokter, Puskesmas, atau Rumah Sakit terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

(Ris/red)

Facebook Comments
torabika