BBSNEWS.CO.ID, Berdasarkan foto dan video yang beredar, rumah tersebut dicat putih dan dikelilingi pagar besi berwarna hitam. Hunian ini diyakini milik Kopka Bazarsyah. Terlihat pula sebuah mobil Fortuner berwarna hitam yang diparkir di garasi, yang kemudian diunggah oleh Kopka Bazarsyah melalui akun media sosial pribadinya.
Tak hanya Fortuner, Kopka Bazarsyah juga diduga memiliki kendaraan lain seperti Toyota Hilux serta sepeda motor Yamaha RX-King. Sementara itu, rumah milik tersangka kedua, Peltu Yun Heri Lubis, pun menjadi sorotan. Hunian tersebut didominasi oleh warna putih dengan aksen hijau yang terlihat pada pilar-pilarnya.
Kontras dengan kedua hunian mewah tersebut, kediaman Kapolsek Negara Batin, AKP (Anumerta) Lusiyanto, yang menjadi korban, terlihat sangat sederhana. Rumah korban hanya berupa bangunan dengan plesteran semen tanpa cat, tanpa pagar pembatas, dan tidak terdapat kendaraan mewah di sekitarnya.
Kejadian tragis itu menimpa AKP (Anumerta) Lusiyanto bersama Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Nanta, yang gugur setelah terkena tembakan di dada dan kepala saat melakukan penggerebekan pada kegiatan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Kedua anggota TNI yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut sudah ditahan. Mereka adalah Peltu Yun Heri Lubis, yang menjabat sebagai Dansubramil Negara Batin, dan Kopka Bazarsyah, anggota Subramil Negara Batin. Investigasi lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap motif dan kronologi penuh kejadian ini.