YT Sengaja Gorok Bayinya, Saat Rekonstruksi Peragakan 18 Adegan

YT (21) pelaku pembunuhan bayinya sendiri di sebuah café di Jalan Senayan utama blok HJ nomor 1A Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis (18/1) siang, menjalani rekonstruksi.

YT menjalani serangkaian proses rekontruksi dengan mengenakan baju tahanan, sebilah kain batik yang difungsikannya sebagai rok dan wajahnya juga sempat ditutup dengan sebo berwarna hitam.

Saat keluar dari mobil Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tangsel. Ibu sekaligus pembunuh bayi laki-lakinya, tampak kusut dan menundukkan kepalanya.

Perempuan berusia 21 tahun itu, tetap menegakkan kepalanya pada saat rekonstruksi. Seolah tak sadar dengan apa yang terjadi, dirinya hanya diam tanpa keluar satu suara pun. Rekonstruksi diawali dengan adegan tersangka tiba di lokasi, sesampainya di lokasi, ia langsung menaiki anak tangga menuju lantai 3 café.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Ahmad Alexander Yurikho mengatakan, dalam kesempatan tersebut tersangka melakukan sebanyak 18 adegan.

“Hari ini adalah rekonstruksi pembunuhan bayi yang dilakukan ibu kandungnya sendiri. Total ada 18 adegan dimana pada adegan ke 12 terlihat jelas bahwa tersangka telah menyiapkan pisau yang pada awalnya digunakan untuk memotong tali ari akan tetapi, ketika itu bayinya bergerak akhirnya pisau ini dipakai untuk menyayat leher sang bayi,’’terangnya.

Kemudian, lanjut Alex, fakta baru juga ditemukan pada hari ini yang dimana ternyata pelaku sudah menyiapkannya sedemikian rupa seperti ia menyiapkan minyak kayu putih yang dipercayainya bisa melancarkan kelahirannya, mempersiapkan pisau dan yang terakhir ternyata plastik itu sudah dipersiapkan olehnya.

“Jadi unsur kesengajaan untuk menghilangkan darah dagingnya sendiri yang dilahirkan secara paksa dilakukannya dengan sadar,” ucapnya.

Dan hal ini yang membuat pihaknya bekerja sama dengan Bagian Psikologi Biro sumber daya manusia (SDM) Polda Metro Jaya dengan melakukan tes kejiwaan sebelumnya kepada pelaku.

“Selanjutnya kami akan melakukan trauma healing karena yang bersangkutan dinilai belum menceritakan semua hal yang menimpanya,” pungkasnya.

Terakhir satu yang belum terjawab adalah siapa orang tua laki-laki dari si jabang bayi ini.

“Kita akan terus menggali informasi tentang siapa pria yang memiliki hubungan dengan tersangka hingga berbuah janin yang tidak dikehendaki kehadirannya olehnya,” tutupnya.(Mila)

Facebook Comments
torabika