Wunarsih dan Ellis Berbagi Ilmu, Jadi Juara Pengawas Berprestasi

Puluhan kepala TK dan pengelola PAUD diwilayah Kecamatan Pinang Kota Tangerang berbagi pengalaman
dengan 2 Pengawas yang berhasil keluar sebagai pengawas terbaik tingkat Kota Tangerang di
Aula TK Pembina beberapa waktu lalu.

Kedua pengawas yang dihadirkan oleh pihak panitia untuk menjadi narasumber dalam kegiatan
tersebut yakni Wunarsih S.Pd dan Hj. Ellis Nuryati S.Pd. MM.

Dalam pemaparannya Wunarsih menyebut, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ajang
untuk berbagi ilmu guna meningkatkan mutu pendidikan pada anak usia dini di kota tangerang
khususnya di kecamatan pinang.

“Ini adalah salahsatu upaya kami untuk mewujudkan guru-guru yang profesional dan
berdedikasi tinggi untuk menjadikan Kota Tangerang menjadi kota pendidikan,” kata Wunarsih.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut juga menjadi salahsatu kegiatan untuk mengimplementasitasikan apa
yang telah mereka raih beberapa waktu lalu.

“Keberhasilan kemarin buat saya bukan hasil akhir tapi merupakan langkah awal saya untuk melakukan usaha meningkatkan kwalitas pendidik paud untuk mencapai target kami sebagai pengawas menjadikan guru-guru Paud dan Ka.Tk yang
profesional,” tukasnya.

Ia menuturkan, pada kegiatan, tersebut pembahasan yang yang paling utama adalah bagaimana
seorang guru ketika mengajar anak usia dini tidak boleh dengan tangan hampa (alat peraga edukatif)

“Jadi seorang guru pada saat mengajak anak dalam kegiatan belajar mengajar harus membawa
alat peraga yang edukatif, yang mana alat peraga tersebut dapat digunakan anak untuk bermain,” jelasnya.

Bermain menggunakan alat peraga, lanjut Wunarsih, diyakininya dapat menstimulus semua kecerdasan anak dan
dapat berkembang lebih maksimal.

“Guru TK yang profesional itu harus kreatif, dan inovatif dalam mengajar agar dapat menjadi
idola bagi anak anak usia dini harus dapat menciptakan alat bermain yang dapat membuat anak
bahagia, karena ketika anak merasa bahagia kecerdasannya dapat lebih maksimal,” tukasnya.

Sebagai pengawas menurutnya, ia juga harus menjadi pengendali mutu di tk sehingga
dengan kegiatan tersebut diharapkan mutu pendidikan PAUD dapat lebih ditingkatkan dan prestasi
dapat pertahankan.

Sementara itu Hj.Ellis Nuryati S.Pd, MM dalam pemaparannya menyebut Kurikulum Tingkat
Satuan Pendidikan (KTSP) dinilai tak kalah penting dalam setiap program yang diterapkan di TK
.

“Karena KTSP merupakan pedoman setiap lembaga untuk mencapai target dari lembaga tersebut, yang mana dalam KTSP memuat visi dan misi, tujuan TK, program tahunan, Rencana Program Mingguan dan Harian, satu tahun kedepan. KTSP dibuat oleh semua unsur lembaga, sehingga semua kegiatan terkoodinir dan transparan dalam pelaksanaannya,” tukas Ellis yang berhasil keluar
sebagai juara ke II Pengawas terbaik tingkat kota Tangerang.

Program-program tersebut, lanjut Ellis, diklaimnnya dapat meningkatkan profesional Pendidik dan mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak karena didalam silabus sudah dikembangkan tema tertentu, yang mencakup
standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi
waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan.

Jika ditemukan dalam kenyataanya guru belum memiliki KTSP, ia menuding hal tersebut
lantaran kurangnya pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh tiap tiap pengawas yang ada
diwilayah.

“Tentunya kami tidak ingin seperti itu, karna hal tersebut mempengaruhi dan kami yakini
(hal itu-red) dapat menurunkan mutu sehingga tidak tercapainya target yang telah ditentukan
oleh kepala dinas pendidikan kota Tangerang,” jelasnya.

Ia mengaku, pihaknya saat ini terus mengupayakan pembenahan-pembenahan dalam
pengaplikasian KTSP diwilayah kecamatan Pinang.

“Ini sangat baik, semua terencana terukur untuk mengejar target peningkatan mutu pendidikan
jadi kenapa tidak, untuk itu kita terus berupaya menekankan kepada setiap sekolah binaan
kami untuk terus merencanakan setiap kegiatan melalui KTSP,” tukasnya.(mam/yes)

Facebook Comments
torabika