Warga Mengeluh, Jalan Poros Desa Rusak Berat

0

LEBAK- Masyarakat Desa Lebak Gedong, Kecamatan Lebak Gedong mengeluh. Pasalnya, jalan poros desa Lebak Gedong yang menghubungkan antar kampung didua desa saat ini kondisinya rusak berat

“Jalan tersebut sudah lama kondisinya rusak berat, dan saat ini sudah jarang digunakan warga,” ujar Ade warga Lebak Gedong, Senin (27/11).

Menurut Ade, bahwa akibat rusaknya badan jalan tersebut mengakibatkan segala aktivitas warga benar-benar terganggu, apalagi sebagian besar warga didesanya menggantungkan kehidupannya dari hasil pertanian dan perkebunan, dimana untuk mencapai tempatnya bekerjanya harus melalui jalan itu .

“Akibatnya biaya atau ongkos yang dikeluarkan membengkak, dan bukan karena jalan tersebut adalah penghubung antar kampung dan desa lain aktifitas keseharian mereka pun juga sama sekali lumpuh karena warga kampung lebih memilih untuk memutar walaupun jaraknya yang harus ditempuh menjadi lebih jauh,” ungkapnya.

Berdasarkan hal itu selaku warga yang berpropesi sebagai petani, kata Ade pihaknya berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk segera membantu membangun kembali jalan tersebut.

“Sehingga apapun aktivitas warga didesa Lebak gedong tidak lagi terganggu oleh kondisi jalan tersebut,” katanya.

Terpisah Sukatma Kepala Desa saat ditemui diruang kerjanya membenarkan bahwa jalan poros penghubung antara kampung Bojong Sarung ke kampung Pasir Gombong yang juga menuju ke desa Lebak Sangka, saat ini benar-benar tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Hal itu kata Sukatma akibat jalan sepanjang 5,7 km dengan lebar 2,5 m tersebut belum tersentuh aspal melainkan hanya sebatas pengerasan saja.

“Kalau warga mengeluh itu hal yang wajar mengingat jalan tersebut merupakan jalan yang benar-benar dibutuhkan atau sebagai urat nadi perekonomian warga, oleh karena itu saya berharap kepada Pemerintah melalui dinas terkait untuk segera bertindak memperbaikinya kembali sehingga jalan tersebut bisa benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya,” pungkasnya.(red)

23 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Facebook Comments