Tak Terima Dilerai, Oknum Ormas Keroyok Seorang Polisi

Berniat meredam keributan, Bripka TW (40), personil Polsek Cikande menjadi sasaran kebrutalan sekelompok oknum anggota Ormas Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS) Banten.

Akibat pengeroyokan itu, korban yang menjabat sebagai Panit Lantas ini menderita luka disekujur tubuh dan mendapat perawatan di puskesmas setempat.

Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan yang menimpa anggota Korps Bhayangkara ini terjadi di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Berawal dari seorang pria yang menggaku anggota Kelompok Lapbas Banten datang ke Wisma Cariti dengan membawa seorang wanita untuk memesan kamar.

Oleh petugas resepsionis, pria tersebut diminta untuk membayar sewa kamar terlebih dahulu, namun pelaku tidak mau membayar. Karena tidak mau bayar, petugas resepsionis menolak untuk memberikan kunci kamar.

Hal ini membuat pelaku ngamuk dan menganiaya petugas resepsionis. Kejadian penganiayaan itu sempat dilerai oleh petugas satpam. Masih belum puas, pelaku kemudian menghubungi kelompoknya.

Beberapa saat kemudian, sekelompok orang dengan membawa atribut Ormas Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS) datang ke Wisma Cariti dan langsung mengobrak abrik kursi.

Bripka TW yang mendapat laporan adanya keributan juga mendatangi Wisma Cariti. Tiba di lokasi kejadian, Bripka TW memperkenalkan diri sebagai personil Polsek Cikande dan berusaha untuk meredam keributan. Namun entah siapa yang memprovokasi, petugas polisi ini malah menjadi sasaran kebrutalan.

Aksi pengeroyokan terhadap personil polisi ini terekam CCTV setempat. Sekitar tujuh pelaku dari oknum anggota ormas Lapbas Banten tanpa memberi kesempatan seketika menyerang korban.

Dalam rekaman CCTV, terlihat korban yang bertubuh subur terlihat tidak berdaya menghadapi pelaku dan hanya bertahan menghalau serangan. Tak hanya tendangan dan pukulan, dalam tayangan CCTV, para pelaku menghajar korban menggunakan kursi besi hingga tersungkur.

Setelah melakukan aksi pengeroyokan, pelaku meninggalkan korban yang kondisinya babak belur. Dengan menahan rasa sakit, korban kembali ke Mapolsek Cikande untuk melapor. Korban segera dilarikan ke puskesmas setempat, sedangkan personil lainnya bergerak mengejar pelaku.

Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H ketika dikonfirmasi membenarkan salah seorang anggotanya menjadi korban kebrutalan kelompok orang yang mengaku Ormas Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS) Banten.

Kapolres Serang mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi-saksi dan mengerahkan personil gabungan Reskrim untuk menangkap para pelaku.

“Belum, pelaku masih dalam pengejaran,” ujar Kapolres Serang.

( Ziz )

Facebook Comments
torabika