SMPN 23 Gelar Perpisahan, Diwarnai Tangis Haru, Optimis Lulus

Suasana ceria perpisahan siswa kelas IX Tangerang seketika berubah isak tangis haru saat Jumaeni kepala SMPN 23 Kota Tangerang memberikan sambutan sekaligus salam perpisahan kepada seluruh siswanya.

Berdasarkan pantuan wartawan dilokasi, ratusan siswa larut dalam keharuan yang sengaja diciptakan oleh pihak panitia yang didominasi oleh para siswa itu sendiri.

Jumaeni, Kepala SMP 23 mengaku kegiatan tersebut adalah Sebagai wujud rasa syukur telah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan lancar.

“Kami optimis semua pelajar Kelas IX lulus 100 persen, sehingga bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” kata Jumaeni.

Ia menganjurkan para lulusannya memiliki karakter agamis dan saleh lantaran motto ahlakul karimah yang saat ini menjadi ikon kota tangerang dapat terus tertanam pada siswanya

“Kalau bisa pilihlah sekolah yang banyak pelajaran agamanya. Supaya siswa-siswi dapat melanjutkan pelajaran yang sudah diberikan dan menjadi karakter yang agamis dan berlaku saleh,” tuturnya.

Dengan begitu, lanjut Jumaeni, mereka tidak terpengaruh dengan lingkungan yang buruk dan merusak.

“Saya tidak ingin murid saya terkena pengaruh dengan hal seperti itu yang sekarang banyak merusak kaum muda,”tegasnya.

“Kepada semua wali murid yang hadir ataupun yang belum sempat hadir khususnya wali murid kelas IX yang hadir kami ucapkan terima kasih atas segala kepercayaan dalam menyerahkan anaknya untuk di didik di SMPN 23 ini”, ujarnya.

Ditempat yang sama Wawan Sutrisna, M.Pd Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan SMPN 23 Kota Tangerang menjelaskan, pada kegiatan perpisahan tersebut juga ditampilkan beragam karya siswa baik yang telah lulus maupun kelas dibawahnya.

“Kita mau memberikan kenangan yang terbaik kepada anak-anak yang baru saja menyelesaikan pendidikannya disekolah ini, semoga kesan yang mereka dapatkan disekolah ini dapat dikenangnya sepanjang hidupnya,” kata Wawan.

Wawan menilai, siswa siswi kelas IX yang menamatkan pendidikannya tahun ajaran ini memiliki karakter tersendiri. Ia menyebut unik namun istimewa.

“Kalau orang biasanya menyebut bandel, tapi saya bukan beranggapan semacam itu (nakal) tapi proaktif dan besar rasa ingin tahunya,” ujar Wawan.

Ia meyakini,karakter unik namun istimewa yang dimiliki anak anak didiknya itu semoga menjadi cikal bakal lahirnya manusia yang gigih meraih cita citanya serta tidak menyerah terhadap kondisi sulit yang dihadapinya.

“Saya berharap kepada kalian semua, insya Allah jika kalian sudah berhasil nantinya, tengoklah sekolah kita ini, kalian yang kadang menendang dinding sekolah serta meja dan bangku, kalian lah nantinya diharap bisa memperbaikinya,” ujarnya.

Menurut Wawan, selama kurun waktu tiga tahun para siswa sudah dibekali dengan berbagai macam ilmu pengetahuan. Selain itu, guru-guru juga sudah memberikan yang terbaik kepada seluruh siswanya.

“Banyak prestasi yang ditorehkan siswa mulai dari olahraga, seni dan sains. Bahkan, ada yang mewakili sekolah dan daerah ke tingkat Provinsi, Saya mengharapkan kepada siswa jangan pernah melupakan sekolah yakni SMPN 23 Kota Tangerang dan kami persilahkan para siswa untuk melanjutkan studi ke tingkat SMA/SMK,” kata wawan.

Dirinya mengaku bangga dan senang karena para siswa sudah memberikan yang terbaik selama mengenyam pendidikan di SMP Negeri 23 Kota Tangerang

Ia juga mengaku bangga dan senang karena para siswa sudah memberikan yang terbaik selama mengenyam pendidikan disekolah tersebut

Ia berpesan, agar para siswa setamat dari SMPN 23 Kota Tangerang terus meningkatkan potensi dan prestasi untuk mewujudkan generasi modern dan religius.

“Tidak ada pertemuan yang abadi dan tidak ada perpisahan yang abadi. Akan tetapi jangan kita lupakan memori indah yang kita bina selama ini,” lanjutnya.

Ia pun mengharapkan seluruh siswa untuk terus melanjutkan studi dan jangan sampai putus sekolah.

“Gapailah cita-cita setinggi mungkin. Teruslah belajar sehingga kelak akan menjadi orang yang membanggakan orang tua, keluarga, hingga bangsa dan negara. Pupuk semangat di jiwa untuk tetap sekolah demi masa depan yang baik di masa akan datang,” katanya.(mam/yes)

Facebook Comments
torabika