Satpol PP Tertibkan Puluhan Warung Liar

0

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang melakukan penertiban terhadap warung-warung liar yang berjualan di pinggir-pinggir jalan utama di Jalan Raya Landasan Udara (Lanud) Gorda pada Jumat (11/5).

Puluhan warung liar, seperti warung baju, nasi pecal lele, kios rokok, Tambal Ban dan makanan ringan yang ada di tepi-tepi jalan langsung disikat petugas Satpol PP. Petugas membawa peralatan dagang berupa kursi, meja, gerobak sampai tenda-tenda tempat berjualan yang masih diletakan pedagang di jalan Raya Lanud Gora samping Perusahaan PT. Eagel Nace.

Operasi penertiban terkait dengan ketertiban umum, mengacu kepada Keamanan, Ketertiban, dan Keindahan (K3), dan melaksanakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2013, tentang ketertiban Umum, Operasi penertiban dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP, H. Hanafi bersama sejumlah kepala seksi dan petugas. Dua truk Satpol PP bersama dengan mobil Dinas.

Puluhan petugas Satpol PP tanpa kompromi langsung membongkar Warung liar sepanjang Jalan gorda dan samping SMKN 1 Kibin Kecamatan Cikande.

“Aksi penertiban ini kita lakukan sebagai upaya penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2013 tentang Ketertiban Keamanan dan Ketertiban (K3), Para pedagang yang menggelar dagangan mereka di pinggir jalan, harus bisa memilih mana jona yang untuk berdagang mana yang dilarang, oprasi ini sebelumnya dipantau terlebih dahulu tentang keberadaan warung liar, ” jelas H. Hanafi.

Hal yang sama dikatakan H. Ade Sefullah Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Cikande, peralatan dagang yang ditertiban tidak sepontanitas akan tetapi sudah dilakukan melalui Surat edaran Dan himbauan satu minggu yang lalu.

“Pihak Satpol PP dalam menjalankan aksi penertiban tersebut sesuai dengan mekanisme perundang-undangan yang ada dan bekerjasama dengan pihak lain Kepolisian Polsek dan Koramil,” ungkapnya.

Lanjut Ade S, semua lapak-lapak yang berada di pinggir jalan, dimana pemiliknya sedang tidak berada di tempat kita beritahukan bahwa kita harus membongkar tempat usaha mereka karena dinilai ilegal.

“Bagi pemilik lapak atau warung yang ada saat pembongkaran, kita beritahukan mereka untuk segera mengurus perizinan ke SKPD terkait, supaya dalam usaha mereka lebih nyaman dan menjaga ketertiban umum,” ujar Ade.

Ia menambahkan, bahwa operasi penertiban ini bukan dilokasi ini saja, tapi juga sampai ke kecamatan-kemacatan lain seperti Kibin dekat Perusahaan PT. Nikomas Gemilang, Setelah dilakukan penertiban, pihaknya juga aka terus memantau. Jika masih ada juga pedagang yang nekat melanggar atau tidak mengindahkan teguran dari pihaknya, tidak tertutup kemungkinan akan diambil tindakan lebih tegas lagi.

“Untuk tahap awal ini sifatnya teguran saja atau imbauan. Tapi jika tetap masih membandel, kita akan mengambil langkah tegas,” kata Ade.

Sementara bangunan pemilik warung yang ada dilokasi penertiban, bila boleh akan melakukan dagangnya dipinggir jalan samping perusahaan PT. Eagel Naice, memakai gerobag dorong agar bisa buka tutup, dan mengakui.

“Sebelum dilakukan penertiban kita sudah diberitahukan oleh petugas satuan polisi pamong praja (satpol pp), supaya membenahi masing-masing,” ungkapnya. (mam/yes)

Facebook Comments
torabika