SADIS! SEKELUARGA TEWAS BERGELIMPANGAN DIDUGA DIBANTAI, SI IBU MASIH HAMIL

SADIS! SEKELUARGA TEWAS BERGELIMPANGAN DIDUGA DIBANTAI, SI IBU MASIH HAMIL

PaparazyNews.NET – Martapura, Media sosial Facebook terkhusus warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dibikin gempar dengan sebuah peristiwa tak berperikemanusiaan.

Betapa tidak! Di bulan puasa yang penuh barokah dan ampunan ini, warga di Bumi Sebiduk Sehaluan itu dibuat shock dengan penemuan tiga mayat yang penuh dengan luka akibat benda tajam. Diduga mereka masih satu keluarga.

Mayat mayat yang bergelimpangan tersebut ditemukan di perbatasan Desa Sribulan dan Desa Sukajaya yang merupakan desa pemekaran dari Desa Sukamaju, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKUT Kamis (26/6).

Tiga mayat tersebut ditemukan tergeletak di jalan setapak sekitar perkebunan sawit dalam keadaan telanjang. Sedangkan di sekitar tubuh korban ditemukan sejumlah kain dan salah satu spanduk yang bertuliskan ‘Bakso Ojolali Mas Gi Lahat’.

Kepala Desa Sukajaya Rosidin (54) mengatakan, penemuan tiga mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut saat ini masih menjadi misterius. Ini karena tidak ada warga yang mengenali ketiga korban.

Mayat korban sudah dibawa pihak kepolisian ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan mencari tahu identitas korban serat pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Para korban mengalami luka akibat benda tajam disejumlah anggota tubuh mereka. Seperti untuk korban laki-laki mengalami luka tusuk dibagian punggung, korban perempuan mengalami luka parah di kaki bagian paha yang hampir putus, dan luka dibagian leher.

Sedangkan untuk korban anak-anak mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhanya.

“Semuanya dalam kondisi luka parah. Yang perempuan tubuhnya membengkak dan kondisi masih hamil. Belum diketahui warga mana karena warga sekitar tidak ada yang mengenalinya dan dari tubuh mereka juga tidak ada identitas,” jelasnya.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru didampingi Kasat Reskrim AKP Bagus Adi Suranto membenarkan adanya penemuan tiga mayat tersebut.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah korban merupakan satu keluarga atau bukan karena polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Melihat dari luka korban, kata Kasat Reskrim, ada beberapa kemungkinan. Bisa saja mereka (korban) pembunuhan dan bisa saja mereka merupakan korban perampokan dan pembunuhan. Untuk motif lain belum bisa disimpulkan karena polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk identitas dan motif belum bisa diketahui. Sedangkan dugaan waktu kapan terjadinya pembunuhan tersebut juga belum bisa diketahui karena yang bisa mengetahuinya adalah dokter,” tandasnya.

Penulis : Ganesa