RSUD Kota Tangerang Gelar Evaluasi Tahunan, Bagi Paramedis Keperawatan dan Non Keperawatan

Evaluasi tahunan untuk menunjang standar akreditasi nasional dan pelayanan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang menyelenggarakan Evaluasi tahunan bagi paramedis keperawatan dan non keperawatan di Aula RSUD Kota Tangerang, kemarin.

Sebanyak 278 pegawai mengikuti kegiatan yang berproses untuk meningkatkan mutu pelayanan dalam menghadapi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit 2020.

“Jadi dalam standar akreditasi nasional ini ada beberapa yang menjadi titik berat yaitu softskill dan hardskill serta kompetensi manajerial dan teknis yang harus dimiliki oleh pegawai RSUD,” kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang Feriyansyah.

“Setiap tahun kita mengadakan evaluasi ini tidak hanya dari pegawai paramedis tetapi juga para pegawai lainnya sesuai dengan profesinya,” lanjutnya.

Dalam evaluasi ini juga terdapat beberapa indikator yang harus dimiliki paramedis seperti integritas, empati, kualitas, dan kemampuan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Untuk para pegawai yang belum memenuhi indikator kita akan lakukan assessment ulang dan peningkatan kopetensi, namun jika hal itu sudah dilakukan sebanyak tiga kali dan tidak ada perubahan dari teman-teman maka pihak RSUD dengan berat hati harus memputuskan kontraknya,” papar Feri.

Dirinya juga berharap agar evaluasi ini dapat meningkatkan kualitas para pegawai dalam rangka memberikan pelayanan yang paripurna untuk masyarakat.

“semoga paramedis di RSUD Kota Tangerang dapat memiliki kopetensi yang sama dengan adanya uji kopetensi evaluasi ini dan dapat berlanjut sehingga saat akreditasi oleh KARS (Komisi Kareditasi Rumah Sakit) nanti kita dapat lebih baik lagi,” harapnya.

Sebelumnya ditahun 2017 RSUD Kota Tangerang juga telah meraih akreditasi Paripurna atau berbintang lima yang merupakan akreditasi tertinggi yang diberikan KARS kepada Institusi Rumah Sakit.

Anih Tasminih salah satu perawat RSUD Kota Tangerang yang telah mengabdikan dirinya sejak 5 tahun lalu masih merasakan gugup saat menjalani ujian evaluasi ini.

“Ya walaupun tiap tahun diadakan dan ga jauh dari kompetensi kita tetep saja kalo mau ujian masih ada rasa deg-degan dan berharap semua teman-teman RSUD bisa lulus ujian ini,” jelasnya. (mam/yes)

Facebook Comments
torabika