RAKERDA MUI KOTA TANGERANG AKAN BAHAS 11 PROGRAM.

[BbsNews.Co.Id] Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), selama dua hari di Puncak, Bogor yaitu tanggal 1 – 2 Agustus 2017. Pembukaan Rakerda dilakukan langsung oleh Walikota Tangerang Arif Rachadiono Wismansyah di Gedung Aula MUI Kota Tangerang.Selasa (1/8/2017).

Ketua Umum MUI Kota Tangerang, KH Edi Junaedi Nawawi mengatakan, acara rakerda ini akan membahas 11 topik dari masing masing majelis. Dari 11 Topik itu diantaranya mengenai Hak Angket, Korupsi Kolusi dan Nepotisme, Terorisme, Narkoba, Kemakmuran Masjid, Pendidikan, Kemiskinan, Da’wah, dan NKRI Harga Mati.

Junaedi menambahkan, menyinggung masalah kemakmuran masjid dirinya mengaku merupakan kegagalan MUI Kota Tangerang yang nyata atas programnya. Pasalnya, setiap Jumat, sebagian umat islam kota tangerang masih belum melakukan ibadah di masjid. Dirinya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Tangerang yang baru-baru ini menerbitkan surat himbauan kepada masyarakat agar tiap waktu sholat tiba menyegerakan ibadah fardhu berjamaah di masjid.

“Saya ucapkan terima kasih atas perhatian Pemkot Tangerang yang telah memberi insentif kepada para guru ngaji, imam masjid dan marbot,” tambahnya.

RAKERDA MUI: Peserta Rakerda MUI Kota Tangerang terlihat sangat antusias.

Ketua Pelaksana Rakerda, KH Sadjiran Tarmizie dalam laporannya menyebutkan pembukaan Rakerda MUI dilaksanakan di Kota Tangerang sementara pelaksanaannya di kawasan Puncak. Sebenarnya rapat rakerda ini seyogyanya dilaksanakan bulan April, namun baru Agustus bisa dilaksanakan dan kegiatan Rakerda ini seluruhnya dibiayai dari dana hibah APBD Kota Tangerang.

“Panitia menyiapkan Rakerda ini agar bisa bermanfaat bagi umat dan menjadi program kerja nyata, jangan cuma catatan,”pungkasnya.(harso)