Polisi Korban ditembak Begal Curanmor di Cipondoh Tangerang, Mulai Membaik

oleh
kriminal


PaparazyNews.NET – Bripka Saefudin yang menjadi korban penembakan di Cipondoh Tangerang, kondisinya sudah mulai membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi walau pun dengan tulisan.

” Alhamdulillah Saefudin berangsur membaik, hari ini sudah bisa diajak komunikasi. Walaupun dengan tulisan, karena mulut dan hidungnya masih gunakan selang pernafasan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, Minggu (12/6).

Dikatakannya, kemungkinan selang sore ini bisa dilepas sehingga perawatan dilakukan di bangsal dan bukan di ICU lagi. Sedangkan rekannya, Aiptu Saiful Gofur setelah kejadian itu mendapat rawat jalan.

” Kita doa kan sama-sama biar cepat sembuh,” kata Kombes Pol Awi Setiyono.

Terkait maraknya kasus penggunaan senjata api belakangan ini, lanjut Kombes Pol Awi mengaku tembak ditempat bukan hal yang harus diterapkan, tapi harus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Jadi, semua penilaian diserahkan pada anggota di lapangan.

” Kita punya SOP, kita sudah punya standar, ada prosedur, ada aturan, dalam keadaan terpaksa kita diperkenankan melakukan penembakan. Kemudian dalam rangka melindungi harta benda jiwa orang lain, masyarakat yang harus kita lindungi enggak ada masalah kita lakukan penembakan. UU yang menyampaikan demikian,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya.

” Yah, kayak Kasus seperti ini, enggak mungkin kita tidak tindak tegas karena membawa senjata yang bisa membahayakan anggota kita sendiri. Anggota kita juga terluka juga kan,” sambung Kombes Pol Awi Setiyono.

Kombes Pol Awi Setiyono menjelaskan, anggota kepolisian dalam melakukan tugas sudah dibekali rompi anti peluru. Namun, saat penembakan itu terjadi anggota sudah tidak sempat lagi menggunakannya (rompi).

” Sebenarnya mereka sudah kita bekali (rompi) ya. Tapi, naasnya anggota kita dalam artian sesaat sudah tidak sempat lagi. Yang satunya, si Saeful Gofur sudah pakai body base, namun saudara Saefudin belum sempat gunakan sudah langsung aksi di lapangan kejar kejaran,” pungkas Kombes Pol Awi Setiyono.

Jakarta, 13 Juni 2016
Penulis: Yudi Morrison