Peringatan Hari Kartini di SDN Panunggangan 9

Dari telor Asin hingga Peragaan Busana

Teriakan memberi semangat terdengar memekik di salahsatu kelas SDN Panunggangan 9 yang dijadikan pusat perlombaan peragaan busana Sabtu pekan lalu.

Para pelajar tersebtu memberi semangat rekan sekelasnya yang tengah berlomba dan berlenggak lenggok layaknya super model

Pagi itu, pelajar SDN Panunggangan 9 sedang memeriahkan peringatan Hari Kartini dengan melakukan serangkaian kegiatan yang diantaranya peragaan busana, Bazzar murah dan serangkaian kegiatan laiinya

Koordinator acara Mama Rara mengatakan, pakaian tradisional adalah bagian dari kebudayaan yang harus dikenal oleh anak-anak sejak dini.

Menurutnya, melalui momentum perayaan hari kartini diharapkan seluruh siswa SDN Panunggangan 9 dapat lebih mencintai budaya indonesia yang kaya akan ragam.

“ini momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan kepada anak – anak betapa kaya akan ragam indonesia ini,”tukasnya.

Menurutnya busana tradisional sarat akan makna. Di dalam busana tradisional, terdapat unsur keberagaman Namun sayangnya tidak banyak anak-anak yang mengenal permainan tradisional saat ini.

Bahkan ia mengatakan ada beberapa anak yang mengetahui busana tradisional. Hal itu terjadi lantaran di antara mereka sudah tidak ada lagi yang mengenakan busana tradisional.

Sementara itu, Kepala SDN Panunggangan 9 Hj, Diany Umiati mengaku selain menggelar peragaan busana pihaknya juga menggelar penggalangan dana dari hasil karya peserta didiknya.

“anak – anak berjualan telor asin yang mereka buat sendiri, dan mereka jual sendiri untuk mendukung kegiatan adiwiyata,”kata Kepala Sekolah.

Menurutnya, hasil penjualan telor asin tersebut nantinya akan dibelikan berbagai tanaman hias untuk menunjang sekolah adiwiyata yang saat ini tengah menuju ke tingkat provinsi.

“dari hasil penjualan tersebut, nantinya anak – anak akan membeli tanaman yang nantinya akan menghiasi tiap sudut disekolah kami,”tukasnya.

Selain mengajarkan kepada anak tentang membuat telor asin, Ia melanjutkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswanya dapat tumbuh semangat entrepreneur.

“berkreasi, dan mengembangkan potensi berkreasi anak,”jelasnya.

Ia mengklaim kegiatan tersebut mendapatkan sambutan yang luar biasa dari seluruh warga sekolah tanpa terkecuali.

“sambutannya sangat luar biasa, tanpa aba – aba, tanpa komando para orangtua mendukung penuh kegiatan tadi,”pungkasnya.(imam)

Facebook Comments
torabika