Penjual Nasi Warteg Kena Razia Satpol PP Pemkab Serang Banten

0
Penjual Nasi Warteg Kena Razia Satpol PP Pemkab Serang Banten

 
PaparazyNews.NET – Salah Seorang ibu berusia 53 tahun bernama Saeni, Penjual nasi warteg di pinggir jalan, Serang Banten, di usia senjanya beliau masih bekerja keras mencari nafkah halal dengan berjualan nasi, beliau mungkin tahu ada aturan di kabupaten Serang, yang tidak boleh berjualan nasi di bulan Ramadhan dengan alasan toleransi menghormati orang-orang yang sedang berpuasa.

Tapi mungkin beliau tidak ada pilihan lain, karena ada keluarga yang harus dinafkahinya, si ibu tak bisa mengelak, karena diatas meja makannya terdapat barang bukti 2 piring kotor dan 2 gelas teh es saat satpol PP yang mungkin tidak punya dosa dan kesalahannya, dengan tegas mengangkut serta menyita semua dagangan ibu tua ini, saat baru matang tanpa menghiraukan tangisannya yang memohon supaya dagangannya jangan disita.

Yang menjadi pertanyaan apakah toleransi harus mematikan rezeki orang lain, kalau ibu ini punya keluarga yang harus dinafkahi, siapa kelak yang akan menafkahi keluarga mereka, kalau semua alat dan barang dagangannya disita, kenapa tidak diperingati baik-baik disuruh tutup sementara, mereka hanya rakyat kecil yang hanya tahu berjualan untuk menyambung hidup, mereka bukan koruptor yang suka maling uang rakyat, tetapi kenapa diperlakukan lebih dari seorang koruptor, apa karena mereka miskin,ngak punya uang untuk menyogok?

Terus dimana hakikat puasanya, kalau dibulan puasa nyaris tidak ada godaan sama sekali, takut tergoda makanan rumah makan ditutup, takut tergoda minuman warung es ditutup, takut syahwat tergoda Panti Pijat, Karaoke, dan SPA ditutup.

Logika sederhananya, kalau kalian punya iman, yakin serta percaya sesuai keyakinan yang kalian yakini dan miliki. Kalau hal-hal tersebut diatas menjadi pemicu selama ibadah di bulan Suci Ramadhan, tidak mungkin akan mempengaruhi puasa kalian, jadi dari pada puasa tapi menyusahkan orang lain, lebih baik tidak usah puasa, kalau selama menjalani ibadah puasa berkelakuan buruk.

Tangerang, 14 Juni 2016
Penulis: Dede.Setiawan

Facebook Comments