Pengembang Perumahan Taman Royal Diminta Serahkan Fasos Fasum

0

Terkait Tuntutan Warga Soal Perbaikan Infrastruktur

TANGERANG,

Aksi protes warga Perumahan Taman Royal 1 dan 3 Kota Tangerang yang menuntut pengembang dari Perumahan Taman Royal untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak parah serta tidak adanya lampu penerangan jalan umum pekan lalu memancing reaksi DPRD Kota Tangerang.

Ketua Fraksi PDIP Agus Setiawan Kota Tangerang menyebut persoalan tersebut muncul lantaran pihak developer enggan menyerahkan fasos-fasumnya sehingga pemerintah tidak bisa berbuat banyak.

“Ini salah satu bagian dari permasalahan klasik, bukan hanya Royal aja, ada banyak develover yang belum menyerahkan fasos fasumnya sehingga pemerintah kota tangerang tidak bisa berbuat banyak,” kata Agus yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi 1 DPRD

Menurutnya, untuk menyelesaikan keluhan warga tersebut, ia mendesak pihak develover harus segera menyerahkan fasos fasum yang telah ditelah ditetapkan sehingga pemerintah dapat memperbaiki kondisi jalan tersebut.

“Dilain sisi kita butuh-butuh (fasos-fasum) untuk pelayanan publik disisi lain pemerintah dapat melayani masyarakat untuk infrastruktur yang ada di perumahan perumahan tersebut, tanpa harus terbentur dengan hukum dan aturannya,” tuturnya.

Meski demikian, ia menghimbau kepada warga Taman Royal untuk membuat surat resmi kepada DPRD Kota Tangerang untuk dapat menjembatani dan menampung aspirasi warga taman royal tersebut.

“Surat itu nantinya kita jadikan dasar untuk memanggil developer untuk segera merespon keluhan warga, kita duduk bareng untuk menyelesaikan masalah itu,” tutur pria berkacamata tersebut.

Berdasarkan surat tersebut, ia juga mengaku dapat memanggil dinas-dinas terkait untuk membahas administrasi perizinan taman royal yang tak kunjung menyerahkan fasos-fasumnya.

“Selesaikan dulu ke kota Tangerang, serahkan fasos-fasum itu yang sudah berupa sertifikat,”katanya.

Sebelumnya, ratusan warga Perumahan Taman Royal 1 dan 3 Kota Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di kawasan perumahan, Minggu (15/4).

Aksi unjuk rasa ini dilatarbelakangi karena pengembang dari Perumahan Taman Royal tidak memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak parah serta tidak adanya lampu penerangan jalan umum.

Koordinator aksi Yusro mengatakan, jika pihaknya merasa kecewa karena pengembang tidak memiliki tanggungjawab terhadap warga. “Kami disini sudah tinggal belasan tahun, tapi kondisi jalan sangat buruk,” kata Yusro yang mendapatkan pengawalan dari Polsek Cipondoh dan Polsek Tangerang (Benteng).

Yusro menambahkan, selama tinggal di perumahan Perum Royal, dirinya bersama warga lainnya tidak mendapatkan pelayanan yang prima. “Kami tidak merasakan pelayanan yang baik dari pengembang. Lihat saja seluruh jalan disini rusak parah, dan malam hari tidak ada penerangan jalan,” pungkasnya.

Yusro bersama warga lainnya mengharapkan agar pengembang segera bertanggungjawab atas kondisi jalan dan penerangan jalan yang sangat memprihatikan.

“Berikan kenyamanan kepada warga. Dan, kami juga meminta kepada pengembang agar segera menyerahkan fasos fasum kepada pemerintah. “Kalau sudah ditangan pemerintah pasti berjalan dengan baik,” jelasnya.

Usai melakukan aksi unjuk rasa, ratusan warga juga menanam pohon pisang di jalan yang berlubang. (imam)

58 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Facebook Comments