Partai Nasdem, Hanura & Golkar telah bergabung dukung Ahok Independen

oleh

PaparazyNews.NET – Partai Pendukung Ahok – Djarot kala itu PDI Perjuangan, partai berlambang banteng dengan Moncong putihnya adalah partainya wong cilik sampai saat ini masih abu-abu untuk memberikan dukungannya kepada Ahok – Heru yang memilih Jalur Independen untuk pertarungan Calon Kepala daerah/wakil kepala daerah DKI Jakarta di Pilkada serentak 2017 tahun depan.

Partai yang telah bergabung mendukung Ahok – Heru yaitu partai berlambang pohon Beringin. Diketahui Partai Golkar baru saja menyatakan dukungannya untuk Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada 2017 nanti.

Partai Golkar diurutan ketiga yang menjadi parpol yang mendukung Ahok maju melalui jalur independen dalam Pilkada 2017.

Memang partai Golkar tercatat memiliki 9 kursi di DPRD DKI Jakarta. Jumlah itu membuat Ahok sekarang mengantongi 24 kursi dukungan dari Parpol.

Sebelumnya, sudah ada dukungan dari Partai Nasdem dan Partai Hanura yang masing – masing memiliki 5 kursi dan 10 kursi di DPRD DKI Jakarta.

Jumlah dukungan minimal yang harus dikantongi Cagub DKI Jakarta, jika ingin maju melalui jalur parpol adalah 22 kursi di DPRD DKI. Dengan demikian, Ahok sebenarnya sudah bisa maju lewat jalur parpol yang sudah ditentukan kriterianya.

Tapi, ternyata hingga kini, Ahok tetap menegaskan, bahwa ia akan tetap maju melalui jalur independen. Ia mengaku tidak mau mengecewakan ‘Teman Ahok’, kelompok relawan masyarakat Jakarta yang peduli kini sudah mengumpulkan data KTP untuknya.

Ia bahkan mengaku sudah membulatkan tekad untuk maju melalui jalur independen.
Penegasan terbaru Ahok disampaikannya sehari setelah menghadiri haul almarhum Taufiq Kiemas di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu lalu.

Di kediaman Megawati, Ahok mengaku sempat mendapat wejangan dari kakak sulung Megawati, Guntur Soekarnoputra, yang memuji kelompok relawan pendukungnya, yaitu ‘Teman Ahok’.

” Kalau saya sih enggak mungkin ninggalin Teman Ahok yah. Sesuatu yang bisa kecewa berat,” ungkap Ahok di Balai Kota, Kamis (09/06).

Ahok bahkan yakin ‘Teman Ahok’ akan mampu mengumpulkan data KTP hingga 1 juta lembar.

” Sejuta pasti nyampe ini. Justru sejuta pasti nyampe. Justru yang jadi masalah kami anggapnya tidak nyampe,” ungkap Ahok.

Jakarta, 11 Juni 2016
Penulis: Yudi Morrison