Panitera Pengganti yang Ditangkap Dikenal Pendiam

Panitera Tangerang yang ditangkap KPK dikenal pendiam oleh warga sekitar. Rata-rata warga juga belum ada yang mengetahui, bahwa tetangganya itu sudah ditahan oleh KPK.

Titin mengatakan, tetangganya itu dikenal jarang bergaul.

“Orangnya tertutup satu keluarga baik istri, suami dan anak-anaknya jarang menyapa warga,” katanya saat ditemui di dekat kediaman Tuti, Selasa (13/3).

Kediaman Tuti di Komplek Sekretariat Negara, Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang nampak sepi. Rumah bercat kuning itu, terlihat tidak aktivitas di dalamnya. Hanya saja, satu mobil merk Rush warna silver, dengan nomor plat B 186 ACA terpakir di depan rumah Tuti.

Lanjut Titin, ia terkejut dengan adanya berita penangkapan tersebut.

“Kemarin saya lihat dia (Tuti Atika-red) naik ojek seperti mau berangkat kerja gitu aja. Ini kaget saya baru tahu kalau ternyata ditangkap,” ucap Titin.

Ketua RT 09 RW 03 Suroso, mengatakan Tuti telah lama tinggal di daerahnya.

“Kayaknya dari sekitar tahun 1991. Dia punya empat anak, satu anaknya sudah nikah,” ucapnya yang tak bisa memberikan komentar lebih saat ditemui di rumahnya.

diberitakan sebelumnya, KPK melakukan OTT pada seorang pejabat PN Tangerang. Pejabat tersebut yakni Panitera Pengganti, Tuti Atika. Kemudian penangkapn selanjutnya yaitu terhadap hakim, Wahyu Widya Nurfitri.(Harsono)

Facebook Comments
torabika