Mengapa Mesin Mobil Sering Mati Di Atas Rel ?, Ini Penjelasan PT. KAI

oleh

[BbsNews.Co.id] [metaslider id=3412]Di lokomotif ada roda kereta dimana komponen utamanya adalah dinamo, di dalam dinamo ada unsur mahgnit yg cukup besar, jika lokomotif seri CC berarti ada 3 rangkaian 6 buah dinamo besar. Hal ini berdampak pada rel kereta yang terbuat dari baja dapat menghantarkan medan mahgnet sejauh 1 KM dari lokomotif.

 

Saat kendaraan bermotor melintasi rel kereta api biasanya menggunakan kecepatan rendah, apabila pengendara tidak memindahkan gigi mesin yang lebih rendah maka putaran mesin dinamo kendaraan bermotor dan koil yang ada dapat seketika mati akibat faktor medan magnit boggie kereta api yang di hantarkan oleh rel kereta api. Oleh karena itu petugas JPL selalu menutup pintu perlintasan sebelum kereta api mendekati perlintasan (berjarak -+ 3 Km). Bila ada pengemudi tetap menerobos/melintasi rel kereta api yang berjarak kurang dari 1 Km akan mengakibatkan mesin dinamo dan koil mobil yg sudah lemah dapat mati.

 

Maka di sarankan jangan melintasi rel kereta api bila sudah terlihat kereta api walaupun masih berjarak 1 Km dari perlintasan sebidang demi keselamatan anda, Ingat kereta api tidak bisa mengerem mendadak karena roda dan rel terbuat dari baja sehingga tidak ada friksi, rata rata kereta api akan berhenti sejauh 800 meter setelah di rem.

saran dari Kompol Drs. Dodid P. Skom yang menjabat Kasi TurJaWaLi Dit. Lantas Polda Banten “ berhati-hati melintas jangan memaksakan menerebos rel kereta api jika lampu sedang merah, ada atau tidak ada penjaga , tetap Waspada! tertib disiplin.cermin kepribadian”.

[metaslider id=3301]