Masyarakat Diminta Jangan Keliru Memilih Obat

Sosialisasi Cara Cerdas Gunakan Obat yang diselenggarakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia di Ciputat beberapa waktu lalu membahas terkait cara memilih dan mengkonsumsi obat secara benar.

Mewakili, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Banten, dr.drg. Sigit Wardoyo, M.Kes, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Banten menjelaskan mengenai berbagai macam permasalahan pemakaian obat yang umum di lakukan oleh masyarakat.

“Banyak sekali masyarakat yang keliru dalam memilih obat, karena biasanya hanya ikut-ikutan iklan di TV atau masyarakat sekitarnya. Padahal semestinya kita harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut, yang pertama kandungan zat berkhasiat, kemudian riwayat alergi pemakai, kondisi wanita hamil, harga eceran tertinggi (HET) obat, bentuk sediaan dan kondisi sedang menggunakan obat,” ucapnya.

Menurut Sigit, masyarakat harus dapat membedakan 3 jenis obat yang beredar, ada yang di namakan obat bebas, obat bebas terbatas dan obat keras.

“Obat bebas dan bebas terbatas dapat diperoleh di apotek atau toko obat berizin sedangkan obat keras dapat diperoleh di fasilitas pelayanan kesehatan berdasarkan resep dokter,” ujar sigit.

Banyak masyarakat yang menganggap bahwa menggunakan obat adalah hal yang mudah karna sudah biasa, oleh karena itu banyak terjadi kekeliruan.

“Padahal ada beberapa hal yang harusnya dipahami tentang cara penggunaan obat yang benar. Pertama baca aturan pakai sebelum gunakan obat ini harus diperhatikan agar tidak terjadi over dosis, kedua gunakan obat sesuai aturan pakai disini ada 3 hal yang harus diperhatikan yakni: dosis, rentang waktu dan lama penggunaan obat, ketiga jenis obat bebas atau obat bebas terbatas yang tidak digunakan terus menerus. Jika sakit berlanjut segera hubungi dokter, keempat hentikan penggunaan apabila ada efek yang tidak diinginkan, kelima tidak menggunakan obat orang lain walaupun gejala sakitnya sama, keenam tanyakan ke apoteker untuk mendapatkan informasi penggunaan obat yang lebih lengkap.

Ketika kita mendapatkan obat, ada lima O yang kita mestinya tanyakan. Pertama, Obat ini apa nama dan kandungannya?, kedua, Obat ini apa khasiatnya?, ketiga, Obat ini berapa dosisnya?, keempat, Obat ini bagaimana cara menggunakannya?, dan yang terakhir, Obat ini apa efek sampingnya?,” tutupnya. (mam/yes)

Facebook Comments
torabika