Mantan Napi Kembali Jual Narkoba di Tangerang

0
Mantan Napi Jual Narkoba

Tangerang – Seakan tak ada jeranya, narapidana narkoba yang baru bebas beberapa tahun lalu, kembali beraksi dan menjual narkoba jenis sabu.

Akibatnya, petugas kembali menangkap MA (30) beserta barang bukti 161 gram narkoba jenis sabu dari rumahnya di daerah Perumahan Bale Tirtawarna Cluster Argawana Blok G6 Nomor 10, Desa Sukamulya, Rumpin, Bogor.

Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, pertugas berhasil mengamankan 161 gram narkoba jenis sabu dari rumah mantan narapidana narkoba yang bebas beberapa tahun lalu.

“Pelaku ini residivis, dia sudah keluar penjara tahun 2015 setelah dihukum 4 tahun dalam kasus narkoba. Pengakuannya baru 2 kali ini mengedarkan,” kata Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, di Mapolres Tangsel, Serpong, Kamis (19/10).

Pelaku berinisial MA (30) ini, lanjut Kapolres, mengaku melakukan penjualan narkoba lagi karena tuntutan ekonomi dan penghasilan yang cukup mengiurkan sebesar Rp 500.000 di setiap transaksinya.

Namun keuntungan MA dari bisnisnya berjualan sabunya tersebut tidak berlangsung lama karena terciduk oleh pihak kepolisian.

“Pihak kepolisian datang menyergap kediaman MA di daerah Perumahan Bale Tirtawarna Cluster Argawana Blok G6 Nomor 10, Desa Sukamulya, Rumpin, Bogor. Awal pengungkapan adalah tertangkap dulu saudara D, yang membeli sebanyak 1 gram dari saudara MA, yang kemudian ditangkap oleh Polsek Kelapa Dua. Selanjutnya dikembangkan, barang tersebut berasal dari tersangka MA di daerah Bogor,” jelas Kapolres.

Dari pemeriksaan di tubuh D (27), kata Kapolres, ditemukan 1 paket sabu seberat sekira 0,53 gram, lalu setelah diadakan pengembangan lebih lanjut, polisipun mengetahui keberadaan MA dan berhasil menyergapnya di daerah Rumpin.

Paket sabu MA diketahui dibeli dari seseorang yang tak dikenal di pinggir Jalan Raya Veteran, Kota Tangerang, lalu dijualnya kembali di sekitar wilayah Tangerang Raya.

Barang bukti yang disita dari kontrakan MA berupa dua bungkus kotak makanan ringan, di dalamnya berisi 2 plastik sabu dengan total seberat 161 gram dan uang tunai Rp 1.150.000 serta alat timbangan digital.

Atas perbuatannya, MA dikenakan Pasal 114 ayat (1) KUHP, Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan pelaku D, dikenakan Pasal 112 ayat (1) KUHP, dengan pidana kurungan maksimal 12 tahun.(Kartono)

Facebook Comments
torabika