Layanan Tukar Uang Rupiah Pecahan Kecil, Rp1,8 Trilyun Disiapkan untuk Masyarakat Banten

Bank Indonesia Provinsi Banten menggelar layanan tukar uang rupiah pecahan kecil, hal ini untuk mengakomodasi keinginan sebagian besar masyarakat jelang lebaran. Pelayanan ini digelar di Alun-alun barat Kota Serang, Rabu (30/05).

Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Rahmat Hernowo mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan program penukaran rupiah untuk negeri yang diadakan di seluruh Indonesia.

“Ini (program) nasional, diadakan di seribu titik di seluruh Indonesia. Sebab sesuai amanat undang-undang bahwa Bank Indonesia melalui perbankan atau kita sendiri wajib menyebarkan uang dalam jumlah yang cukup, dalam pecahan yang sesuai kebutuhan dan dengan kualitas yang baik,” ungkapnya kepada awak media.

“Dalam kegiatan ini, kita libatkan sebanyak enam perbankan, ada dari BRI, Bank Banten, BNI, Mandiri, BCA dan BJB”, imbuhnya.

Ia menilai menjelang lebaran ini, permintaan masyarakat untuk menukar uang dengan pecahan kecil akan meningkat, kemungkinan besar tahun ini diprediksi lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

“Kita perkirakan tahun ini ada kenaikan 15 persen dari tahun lalu, yaitu total keseluruhan penukaran uang ke pecahan kecil sebesar Rp. 188 trilyun secara nasional, dari tahun sebelumnya Rp. 167 trilyun,” jelasnya.

Dikatakan Rahmat, untuk Provinsi Banten sendiri berdasarkan proyeksi perbankan, total penukaran uang ke pecahan kecil berkisar di angka Rp. 1,5 trilyun.

” Tapi BI Banten punya proyeksi lebih dari itu, kami persiapkan sebesar Rp.1,8 trilyun”, ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa animo masyarakat khususnya di Kota Serang untuk melakukan penukaran uang menjelang hari lebaran sangat besar, hal itu dibuktikan dengan ramainya masyarakat datang berbondong-bondong, meskipun pelayanan penukaran uang tersebut belum dibuka.

“Animo masyarakat luar biasa sangat besar, di Serang saja kita sediakan seribu kupon, saya nggak tahu itu yang datang berapa, tapi kelihatannya sudah ramai sekali”, ucapnya.

“Oh iya untuk di tahun ini, kita batasi untuk penukaran itu sebanyak Rp. 5,5 juta per orang nya, dengan rincian pecahannya kita atur, mulai dari pecahan Rp. 2.000 maksimal dua pack, jadi nilai rupiahnya menjadi Rp. 400.000, untuk Rp. 5.000 maksimal dua pack jadi Rp. 1 juta, terus Rp. 10.000 juga sama dua pack maksimal jadi Rp.2 juta dan pecahan Rp.20.000 untuk satu pack maksimal Rp. 2 juta”, jelasnya.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat yang tidak kebagian untuk melakukan penukaran uang di hari ini untuk tidak khawatir dan berkecil hati, karena pihaknya akan melakukan kegiatan tersebut selama empat hari.

“Disini (alun-alun) kita adakan selama empat hari, hari ini, besok, tanggal 4 dan tanggal 5 nanti”, terangnya.

“Nanti kita juga akan adakan di tempat lain, seperti di KP3B, Merak, rest area Serang timur arah Merak”, lanjutnya.

Ia pun mempersilahkan kepada toko retail ataupun instansi lain yang ingin melakukan penukaran uang pecahan kecil secara kolektif dengan jumlah besar.

“Kalau masyarakat yang minta dengan jumlah besar seperti toko retail atau BPR, Pegadaian, sampai Kantor Pos pun itu bisa meminta secara kolektif, tinggal berkirim surat ke kami. Kemudian menjelaskan pecahan berapa yang dibutuhkan dan akan ditukar tanggal berapa, silahkan kita terbuka juga untuk itu”, tandasnya.(Dewi)

Facebook Comments
torabika