Komunitas Musisi Poris Menjadi Global

2

Sebuah Komunitas Pecinta Seni yang mulanya bernama Komunitas Musisi Poris (Kompor) dibentuk oleh H. Abdul Syukur selaku pembina, dengan tujuannya adalah untuk mengembangkan seni dan sosial dilingkup wilayah Poris. Namun seiring perkembangan, Kompor menjadi lebih Global atau Universal dengan tanpa memandang Ras , Etnik , Budaya , Agama , maupun Usia. Hal itu diungkapkan Andriyansyah Ketua Umum Kompor, kepada Wartawan Media Online Bbsnews.co.id, dalam pelaksanaan Milad Kompor yang ke-4, di Lapangan Bina Remaja, Kelurahan Babakan Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu pekan lalu.

“Alhamdulillah acaranya lancar sejak awal, mudah-mudahan Kompor menjadi lebih global, dan semoga teman-teman termotivasi dan bertambah dewasa pada Milad kita yang keempat ini”kata Andri

Hal yang sama diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana, Yuri Fadli, sebuah perubahan Kompor menjadi Komunitas Pecinta Seni adalah bertujuan untuk pengembangan seni dan sosial yang lebih global sesuai dengan visi misi. Selain itu, Komunitas tersebut juga menjadi sebuah wadah dimana seluruh anggota memiliki potensi dibidang seni tanpa terkecuali, entah hanya sebatas hobi ataupun profesi.

“Kegiatan ini merupakan kepedulian anak bangsa akan karyanya, dimana tentang prioritas diri dan kreatifitas terhadap musik juga peduli akan estetikanya terhadap musik,”ujarnya

Terkait dengan Milad keempatnya, dia berharap, kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antar praktisi seniman jalanan, kalangan artis, antar lembaga, komunitas, aparatur pemerintah, entertiner dan lainnya. Sebab itu, untuk kedepannya komunitas tersebut juga diharapkan mampu membawa generasi umum untuk berkreativitas dalam bernyanyi, berseni, dan berbudaya.

“Mudah-mudahan kedepannya kami mampu mengapresiasikan bakat serta kreatifitas para seniman  dan musisi, menumbuh kembangkan semangat kebersamaan dalam menciptakan suasana nyaman ketingkat profesional yang  bisa di akui oleh masyarakat khususnya di kota tangerang,”imbuhnya.(Hel/Kek)

Facebook Comments