KAPOLRES SERANG PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPS MANTAP BRATA KALIMAYA 2018

0

Polres Serang – Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat ‘Mantap Brata Kalimaya 2018’ dalam rangka upaya pengamanan penyelenggaraan Pemilu tahun 2019.

Apel digelar sekitar pukul 08.00 WIB bertempat di lapangan hijau Mapolres Serang, Seluruh pasukan gabungan mulai dari TNI – Polri, Damkar, Dishub, dan Satpol PP menjadi peserta upacara tersebut termasuk Dandim 0602/Serang Letkol Czi Harry Praptomo, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Ketua Bawaslu dan KPU Kabupaten Serang mengikuti apel gelar pasukan tersebut.

Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H selaku pemimpin Apel tersebut menyampaikan sambutan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (KAPOLRI) bahwa Pemolisian di era demokrasi bertumpu pada upaya untuk meraih kepercayaan publik selaku pemegang kekuasaan tertinggi negara. Hal tersebut diwujudkan antara lain dengan penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap nilai-nilai HAM, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain itu pemolisian di era demokrasi juga diwujudkan dengan adanya jaminan keamanan dalam penyelenggaraan berbagai agenda demokrasi seperti penyampaian pendapat di muka umum, kemerdekaan berserikat, dan berkumpul serta jaminan keamanan dalam penyelenggaraan pemilihan langsung oleh publik guna memilih kepala daerah anggota legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden.

Dalam kacamata Kamtibmas peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan diantaranya yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa serta penyebaran hoax dan hate speech yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Untuk itu Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantap Brata 2018 yang dilaksanakan selama 397 hari terhitung mulai tanggal 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019 di seluruh wilayah Indonesia dengan melibatkan 272.886 personel Polri”.

“Berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan proses pemilu tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai”

Berbagai potensi kerawanan telah ditetapkan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan. Olehnya itu keberhasilan polri, TNI dan seluruh elemen dalam pengamanan pemilu 2014 serta Pilkada serentak 2017, 2018, menjadi salah satu yang sangat penting.

(Angga/Aziz)

Facebook Comments
torabika