Jalan Rusak, Pemotor yang Mudik Harus Hati-hati di Arteri Serang

0

Menurut detik.com yang dilansir pada Senin (04/06/18), Pemudik kendaraan roda dua menuju Pelabuhan Merak di jalur arteri sebaiknya lebih berhati-hati. Khususnya ketika berada di Km 13 sampai 14 Jl Raya Serang-Jakarta karena jalan rusak dan rawan kecelakaan.

Kerusakan di jalur tersebut terdapat di dua tempat dengan panjang 100 sampai 200 meter. Jalan rusak karena beda tinggi akibat tidak mampu menahan beban kendaraan. Apalagi, di Km 13 dan Km 14, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang memang daerah industri.

Warga setempat, Hafid menceritakan soal rawannya kecelakaan di tempat tersebut. Akibat beda tinggi, setiap hari ada 7-10 kecelakaan roda dua. Khususnya mereka yang dari Jakarta dan Tangerang untuk perjalanan jarak jauh.

“Nggak mudik aja, sehari 7-10, kita yang nongkrong begini doang berangkat sudah bruk, kadang masih numpuk yang jatuh itu sudah gedebruk lagi,” kata Hafid kepada wartawan, Serang, Banten, Senin (4/6/2018).

Apalagi, jika kondisi hujan, maka banyak kendaraan yang terjatuh karena jalan yang beda tinggi hampir 1 jengkal tangan dewasa itu.

“Setiap hari nolongin apalagi habis hujan. Apalagi subuh-subuh, wong polisi saja ada yang pernah jatuh,” katanya.

Warga bernama Nurlaela juga mengatakan hal yang sama. Bahkan menurutnya jalan beda tinggi tersebut sering buat celaka warga sekitar.

“Warga yang biasa ke pasar saja nyungsep, padahal setiap hari lewat sini. Makanya tolong diperbaiki saja karena mau mudik,” ujarnya.

Dirlantas Polda Banten Kombes Tri Juliyanto Djatiutomo mengatakan, di jalur arteri Jakarta-Serang akan diberlakukan larangan bagi truk untuk melintas. Larangan ini berlaku mulai tanggal 12 Juni pukul 00.00 sampai H+ 3 Lebaran.

Untuk daerah rawan kecelakaan, kepolisian menurutnya akan mempertebal pasukan dan penambahan rambu-rambu lalu lintas di jalur arteri. Pihak pengelola jalan dalam hal ini Kementerian PU (Pekerjaan Umum) menurutnya juga akan melakukan perbaikan dan penambahan rambu jalan.

“Pasti akan kita pertebal pasukan, untuk roda dua kita imbau perlu kehati-hatian karena beda ketinggian,” tegasnya.
(mam/yes)

Facebook Comments
torabika