HMI Tangerang Apresiasi Polisi & TNI Yang Bubarkan Aksi 1000 Lilin Untuk Ahok

oleh

[BbsNews.Co.IdSegenap jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang Raya, sangat mengapresiasi pihak Kepolisian, TNI, dan Satpol PP, terkait pembubaran aksi 1000 lilin untuk Ahok, yang digelar pada Minggu 14 Mei 2017 di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

Kepada Wartawan Media Online Bbsnews.co.id, Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Raya, Abdul Muhyi mengatakan, selain tak mengantongi izin serta melanggar aturan, aksi tersebut juga seharusnya tak perlu dilakukan di Wilayah Tangerang Raya.

Pasalnya, lanjut Muhyi, kerukunan antar umat beragama di wilayah Tangerang Raya sudah sangat baik dan kondusif. Dia berharap jangan ada aksi serupa lagi, karena aksi tersebut dinilainya dapat memunculkan dan memicu konflik antar umat beragama se-Tangerang Raya.

“HMI meminta kepada seluruh masyarakat Tangerang, tanpa terkecuali untuk selalu menjaga sikap toleransi dan kebersamaan. Dinamika politik yang berkembang di Ibukota, cukuplah saja sampai di sana dan jangan dibawa sampai kesini,” tegas Muhyi, Kamis (18/5).

Dilanjutkan dia, aksi bakar lilin dan sebagainya yang menyinggung atau menimbulkan kesalahpahaman antar ras, suku, dan agama, juga tak perlu terulang lagi. Dirinya berpesan agar masyarakat umumnya menghormati hukum yang berlaku.

“Tak perlu ada aksi bakar lilin dan sebagainya, mari kita hormati proses hukum yang sudah ada. Aksi kita saat ini adalah menjaga diri agar tidak terprovokasi sebagai solusi untuk merajut dan merawat ke-Bhinekaan di NKRI yang kita cintai bersama” harap Muhyi.

Ditempat terpisah, Andi, salah satu warga Tionghwa yang mengaku sudah puluhan tahun tinggal di Tangerang mengatakan, terkait aksi 1000 lilin dikhawatirkan akan menimbulkan dampak negatif dalam kehidupan sehari-harinya. Oleh sebab itu dirinya menolak jika ada aksi serupa di Wilayah Tangerang.

“Sudah puluhan tahun saya memiliki usaha disini, dan itu baik-baik saja, jadi saya harap jangan sampai ada aksi 1000 lilin seperti kemarin. Karena hal semacam itu justru akan menimbulkan keretakan antar umat beragama yang kian harmonis di Tangerang ini,” tutur Andi yang memiliki Toko disalah satu pasar ternama di Kota Tangerang.(Hel)