Gegara Rebutan Penumpang, Seorang Pria Dikeroyok

Gara-gara rebutan penumpang, seorang pria dikeroyok oleh empat anggota keluarganya sendiri di sebuah kontrakan Matdodi, di Jalan Latumenten 1 RT 01/05, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (21/5/2018), sekitaran 11.00 WIB.

Akibatnya pria yang diketahui bernama Matdodi (55), harus dirawat intensif di Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol Petamburan, Jakarta Barat usai dikeroyok oleh empat anggota keluarganya sendiri.

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Lambe PB mengatakan, peristiwa itu terjadi di sebuah kontrakan Matdodi, di Jalan Latumenten 1 RT 01/05, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (21/5/2018), sekitaran 11.00 WIB.

Hingga kini, jelas Kapolsek, keempat orang yang mengeroyok dan membacok Matdodi, tengah diburu polisi.

“Yang mengeroyok Matdodi, adalah Basir yang sebagai adik kandung Matdodi, Jaka yang juga sebagai menantu Basir, serta Kodir selaku adik kandung Matdodi, dan juga Ijah sebagai anak dari Basir. Keempatnya, mengeroyok dan lukai Matdodi, baik dengan tangan kosong dan juga dengan senjata tajam jenis celurit,” ungkapnya Kapolsek, Senin (21/5/18).

Lambe menyebut kasus ini diawali ketika Basir mengamuk dan menantang Matdodi adu jotos di Kawasan Cengkareng, lantaran tidak terima Matdodi menegurnya.

Teguran Matdodi akibat Basir diminta bergantian, mangkal di pangkalan ojek Stasiun Grogol Petamburan.

“Menurut keterangannya korban (Matdodi) saat itu korban ke pangkalan ojek di sekitaran stasiun Grogol dan bertemu Basir. Korban kala itu mengamuk ke Basir, lantaran minta gantian mangkal. Cek-cok mulut pun, tidak terelakkan,” kata Lembe.

Basir yang tidak terima ditegur, langsung menantang Matdodi untuk adu jotos di kawasan Cengkaren. Namun, Matdodi tak menanggapi.

“Selanjutnya Basir pun pulang memanggil tiga orang pelaku lainnya yang juga satu keluarga,” singkat Lambe.

Ketiga orang itu, Jaka sebagai menantu Basir, Kodir selaku adik Matdodi, serta Jiah sebagai anak dari Basir.

Ketika dihampiri ke pangkalan ojek Stasiun Grogol, Matdodi tak ada di lokasi.

“Basir dan ketiga anggota keluarganya, dapati informasi jika Matdodi sudah kembali pulang ke kontrakannya, di RT 1/5, Jalan Latumenten 1. Susi (50) selaku istri Matdodi dan Siti Dahlia selaku anak Matdodi kaget saat empat orang yang merupakan anggota keluarganya sendiri mengamuk mencari Matdodi.

“Sekitar pukul 11.00, Basir dan tiga orang anggota keluarganya pun langsung menyerang korban (Matdodi). Salah satu pelaku bernama Jaka ayunkan celurit mengenai lengan tangan sebelah kanan dan paha sebelah kiri Matdodi. Kemudian tiga orang pelaku lainnya, ikut serta menyerang korban dengan tangan kosong dan sebilah pisau,” paparnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Sastika Aktadivia, mengaku jika usai menyerang Matdodi, empat anggota keluarga Matdodi ini langsung melarikan diri.

Sampai saat ini beberapa saksi mata yang ada di lokasi masih dimintai keterangannya, tujuan penyelidikan lebih lanjut.

“Korban (Matdodi), dibawa oleh istrinya (Susi) ke Rumah Sakit Sumber Waras untuk diberikan pertolongan. Selanjutnya korban itu, dilakukan Visum At Repertum. Untuk keempat pelakunya masih kami buru,” ujarnya. (mam/yes)

Facebook Comments
torabika