Enam PSK, Terjaring Tim Kalong Wewe Satpol PP Kota Tangerang

0

Bbsnews, Tangerang – Enam PSK Terjaring Tim Kalong Wewe Satpol PP Kota Tangerang, Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda), berhasil mengamankan beberapa Pekerja Sex Komersial (PSK) yang kerap membandel mangkal untuk menjajakan jasa pemuas hasrat bagi para lelaki hidung belang.

Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) no.8 tahun 2005 Kota Tangerang tentang pelacuran. Bahwa pelacuran merupakan suatu perbuatan yang bertentangan dengan norma agama dan kesusilaan yang berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat.

Dalam oprasi razia tersebut dipimpin langsung Kepala Bidang Gakumda Sat Pol PP Kota Tangerang Kaonang, S. Sos. MM. dengan tim teknis Otong Kosasih dan Ali Akbar dibantu personil Trantibum Kecamatan Karawaci. Pada pukul 01.00 wib pagi dini hari.

“Pagi ini kita dalam rangka penegakan Perda nomor 8 Tahun 2005, berhasil mengamankan 6 orang PSK, satu Waria dan satu Anjal. Untuk beberapa PSK yang salah satunya Waria dan 1 Anjal kita dapatkan di depan Jalan Otista Gerendeng. Sementara, tiga PSK kita tertibkan dari Jalan Sitanala, Neglasari dan satu PSK terjaring dari Jalan Ahmad Yani,” ujar Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang, S. Sos. MM. saat ditemui usai penertiban, Rabu (10/10/18).

Para PSK dan Anjal yang terjaring Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang masing-masing berinisial, SNF (28th), satu Waria dengan inisial AI (24th) dan Anjal laki-laki berinisial AS (20th) berhasil terjaring di Jl. Otista Kelurahan Gerendeng Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, lainnya berinisial RR (48th), UD (50th) yang diduga sebagai mucikari dan RZ (20th) yang terjaring dan ditertibkan oleh petugas di Jalan Raya Sitanala Neglasari Kota Tangerang, juga satu PSK yang kerap mangkal di Jalan Ahmad Yani Kota Tangerang dengan berinisial NS.

“Razia PSK di beberapa titik di Kota Tangerang khususnya di Jalan Otista depan SPBU Gerendeng ini sering kita lakukan. Namun tetap saja, PSK terus membandel,” paparnya.

Kaonang menjelaskan, dalam oprasi razia tersebut pihaknya tidak bisa main tangkap lalu menyatakan kalau wanita itu PSK.

“Kita harus lakukan penyelidikan terlebih dahulu. Dalam penyelidikan kita harus merekam percakapan kita dengan PSK tersebut, seperti melakukan tawar menawar harga. Apabila tawar menawar sudah terjadi baru kita bisa amankan PSK tersebut,” imbuhnya.

Kaonang menambahkan, untuk para PSK yang terjaring razia pada pagi ini akan melakukan pendataan.

“Sesudah pendataan PSK itu langsung kita serahkan ke Dinas Sosial Kota Tangerang untuk langsung kita kirim ke Pasar Rebo untuk dilakukan rehabilitasi. Dan berharap dalam kegiatan ini menjadi kesadaran masyarakat Kota Tangerang untuk ikut serta menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Akhlakul Karimah dengan membantu pemerintah dalam menegakan Perda yang ada,” tutupnya.

(aris)

Facebook Comments
torabika