Dinas BMTR Banten, Balai Pelaksana Teknis Wilayah Tangerang, Patut Diacungkan Jempol dalam Upaya Perbaikan Jalan bagi Masyarakat Jelang Lebaran

oleh
Dinas BMTR Banten, Balai Pelaksana Teknis Wilayah Tangerang, Patut Diacungkan Jempol dalam Upaya Perbaikan Jalan bagi Masyarakat Jelang Lebaran


PaparazyNews.NET – Dengan Adanya Intruksi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjelang lebaran di tahun 2016, dalam melaksanakan program peningkatan serta perbaikan jalan dan Jembatan diseluruh ruas jalan setiap provinsi sehingga bagi para pemudik merasa aman dan nyaman, serta lancar tanpa adanya hambatan selama arus mudik maupun arus balik di perjalanan.

Dalam hal ini, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Provinsi Banten melakukan upaya peningkatan dan perbaikan jalan di sejumlah ruas jalan keluar maupun masuk ke daerah provinsi Banten.

Sebagai contoh kegiatan yang dikerjakan Balai Pelaksana Teknis wilayah Tangerang, di sepanjang ruas Jalan Provinsi Banten dari DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Serang, atau sebaliknya.

Seperti yang sedang dilakukan upaya perbaikan jalan oleh Dinas BMTR Pemprov.Banten, Balai Pelaksana Teknis wilayah Tangerang, di sepanjang ruas Jalan Bitung – PLP Curug KM.3 Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, persisnya depan Pom Bensin dekat Kantor Kecamatan.

Sedangkan upaya lainnya yang dilakukan oleh Kantor Balai wilayah Tangerang, Dinas BMTR Pemprov.Banten dengan adanya kegiatan pengaspalan yang dilakukan di sepanjang ruas jalan yang berlubang (rusak), dan bergelombang di Jalan raya Serang – Balaraja, tepatnya Pertigaan Simpang Bitung KM 1 Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan Perbaikan Jalan Betonisasi dan Pengaspalan untuk jalan berlubang (rusak) dan bergelombang, memang sudah ditunggu-tunggu warga Kabupaten Tangerang, khususnya warga Curug.

Pasalnya, ruas Jalan utama dari Pertigaan Simpang Bitung, yang berbatasan antara Kecamatan Curug dengan Kecamatan Cikupa tersebut, setelah beberapa tahun lalu, di tahun 2014 sempat dilakukan upaya pengaspalan oleh pihak ke-3 (rekanan), dan tambal sulam aspal di tahun 2015, tetapi tidak bertahan lama.

Sehingga menyebabkan sepanjang jalan tersebut banyak yang berlubang (rusak) dan bergelombang, akibat air hujan yang menyebabkan terjadi genangan, terlebih lagi intensitas kendaraan yang cukup padat yang dilalui kendaraan-kendaraan bertonase berat.

Dampak dari jalan tersebut bagi para pengguna jalan, harus ekstra hati-hati saat melalui ruas jalan yang berlubang (rusak) serta bergelombang. Memang harus diakui Jalan raya utama dari Simpang Bitung – PLP Curug, dilalui kendaraan kecil hingga kendaraan besar jenis Dum Truck, dan Kontainer.

Salah satu masyarakat Curug, Jeinal menjelaskan, bahwa sepanjang jalan utama Bitung – PLP Curug, memang cukup banyak jalan yang sudah berlubang (rusak) serta bergelombang, seperti di depan pom bensin dekat kecamatan curug, dan depan minimarket Alfa Midi menuju pasar Curug. Apalagi sebelum pom bensin Candu, Kecamatan Curug, Kab.Tangerang.

” Memang Jalan raya utama Bitung menuju PLP Curug banyak yang rusak dan berlubang serta bergelombang, seperti di depan Pom bensin dekat Kec.Curug, depan minimarket Alfa Midi menuju pasar Curug, dan sebelum pom bensin Candu,” kata Jeinal, saat melintas dilokasi Proyek Peningkatan Betonisasi.

Baginya, lebih lanjut mengatakan, dengan dilakukan kegiatan Perbaikan dan Peningkatan Jalan oleh Pemprov Banten menjelang Lebaran, bisa mengurangi angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di sepanjang Jalan raya Bitung – PLP Curug, Kab.Tangerang, Banten.

” Saya mewakili warga Curug, sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Dinas BMTR Pemprov Banten, khususnya Balai pelaksana teknis di wilayah Tangerang yang telah melakukan upaya Perbaikan dan Peningkatan Jalan yang rusak dan berlubang di sepanjang ruas Bitung menuju PLP Curug, ” ungkapnya.

Jeinal berharap, upaya Perbaikan dan Peningkatan Jalan di sepanjang ruas Jalan raya utama Provinsi Banten bisa terformat serta terprogram setiap tahunnya, sehingga jalan lintas Provinsi Banten selalu terkontrol dan dapat terdeteksi titik – titik jalan yang rusak serta berlubang.

Tangerang, 16 Juni 2016
Penulis: Nurita