Dewan Minta Pemkab Optimalkan Perizinan Online

0

DPRD Kabupaten Lebak meminta pemerintah untuk kembali mengoptimalkan sistem perizinan online yang sudah bekerja sejauh ini.

Wakil ketua komisi II Oong Syahroni mengatakan penerapan sistem perizinan online di Kabupaten Lebak belum optimal lantaran untuk menerapkan hal tersebut masih terbentur beberapa kendala.

“Kita memang baru-baru menerapkan perizinan online, tapi sebaiknya kita terus tingkatkan,” kata Oong, Selasa (22/5).

Menurutnya, penerapan perizinan online memiliki dampak positif yang luas selain meminimalisir pungutan liar. Iklim investasi di Kabupaten Lebak juga akan meningkat lantaran setiap investor akan mudah mengakses Perizinan.

“Kita masih terhambat SDM dan pendukung lainnya, tapi saya Optimis Perizinan Online di kabupaten Lebak bisa maksimal,” katanya.

Oong menjelaskan, hasil studi banding di Kota Cimahi Kabupaten Bandung, Perizinan yang diterapkan secara online dinilai akan berdampak luas untuk Kabupaten Lebak bahkan mampu melepas gelar daerah tertinggal.

“Kalau benar-benar sudah optimal, saya yakin gelar daerah tertinggal bisa lepas,” ujarnya.

Untuk diketahui Pemerintah Kabupaten Lebak, resmi melaunching dua aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perizinan Online (Simponie) dan Satu Harapan Terwujud (Sahate) dimana dalam realisasinya baru sekitar 10 perizinan yang bisa dilakukan secara online dari 106 perizinan yang ada. (mam/yes)

Facebook Comments
torabika