Bobol Brankas Berisi Rp 1,7 M di Tangerang, 2 Pria Ditangkap Polisi

Dua orang pria ditangkap polisi atas pembobolan brankas senilai Rp 1,7 miliar di PT Joa Industri. Sementara lima pelaku lainnya masih diburu polisi.

“Mereka memang spesialis pembobol brankas, sejauh ini belum ada keterlibatan orang dalam,” kata Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Kompol Wiwin Setiawan dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (12/7/2018).

Seperti yang dilansir oleh detik.com pada Kamis (12/07/18) Kedua pelaku yakni Jaenudin dan Moh Suripto. Sementara 5 pelaku lain yang buron yakni Asep, Mulyono, Supri, RT Manta dan Kandi.

Pembobolan terjadi pada Kamis 10 Mei 2018 lalu. Para pelaku masuk ke pabrik dengan cara memanjat tembok belakang pabrik, kemudian masuk ke dalam pabrik melalui. Para pelaku juga merusak jendela dan membongkar brankas yang disimpan di dalam ruangan direktur utama.

“Mereka merusak brankas dengan menggunakan linggis,” imbuhnya.

Barang bukti hasil kejahatanBarang bukti hasil kejahatan Foto: dok. Istimewa

Setelah menerima laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Hingga pada Rabu (11/7) polisi menangkap dua pelaku yakni Jaenudin dan Suripto.

Jaenudin ditangkap di Kampung Parigi, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Bogor. Sementara Suripto ditangkap di Jalan Werkudoro, Pengabean, Slerok, Tegal.

“Tersangka Jaenudin dan Suripto masing-masing mendapatkan hasil dari pencurian sebesar Rp 250 juta,” imbuhnya.

Dari kedua pelaku, polisi menyita barang bukti 1 unit mobil pikap, 2 unit motor Honda Beat, 1 unit ponsel merek Samsung J2, 1 unit mobil Daihatsu Xenia dan emas batangan seberat 50 gram.

(mam/yes)

Facebook Comments
torabika