BNN Gerebek Pabrik dan Laboratorium Ekstasi di Tangerang, Lurah Belendung Kecolongan

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dipimpin Direktur P2 Brigjen Anjen berhasil menggerebek pabrik ekstasi di komplek perumahan Alam Raya blok B No 67, RT 04/11 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Rabu siang 17 Januari 2017.

Di dalam rumah itu petugas BNN berhasil menemukan ekstasi sebanyak 11.000 butir, 2 alat mesin cetak elektrik, bahan baku serbuk yang siap cetak mengandung Methamphetamine, timbangan 3 biji, bahan baku 10 toples, alat press plastik 1, blender 4 biji, sim card perdana 47 biji, alat pengaduk, tool logo 5 buah, Hand phone 11 biji, vacum cleaner kecil 1 buah.

petugas juga berhasil mengamankan Lauw Hanto (48 th) pengendali dan pengolah bahan baku, Anyiu alias Johan (33 th) pencetak tablet.

Menurut keterangan kedua terciduk tersebut, kegiatan mereka sudah selama 4 bulan. Satu hari mereka mampu memproduksi 7 ribu butir pil ekstasi.

Lurah Belendung, Iwan menerangkan pihaknya merasa kecolongan atas adanya aktivitas produksi pil ekstasi di perumahan Alam Raya itu.

Ia berjanji akan meningkatkan dan memperketat pengawasan lingkungan di seluruh wilayah Belendung.

“Di perumahan Alam Raya ini ada sebagian masyarakatnya tertutup. Untuk ke depan akan kita intensifkan pengawasan lingkungan di tingkat RT dan RW,” jelas Lurah Belendung, Iwan.

Sementara itu tokoh pemuda Benda, Abdul Haikatani mengaku terkejut di lingkungannya ada pabrik ekstasi. Sebab menurutnya, selama ini warga perumahan Alam Raya pengamanan lingkungannya sudah terjaga oleh petugas Satpam.

Dijelaskannya, ia akan meminta pihak kelurahan, kecamatan dan aparat lingkungan lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan dini melalui para RT dan RW.(Mila)

Facebook Comments
torabika