Bikin Macet, Ojeg Online Diusir Dishub Tangerang

Kota Tangerang – Puluhan petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang menertibkan angkutan online yang kerap kali menimbulkan kemacetan lalu lintas lantaran sering ngetem seenaknya di pinggir jalan, Rabu (25/10)

Puluhan ojek online yang memenuhi bahu jalan di sekitaran Taman Gajah Tunggal, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang menjadi sasaran utama para petugas tersebut.

“Silahkan pindah ke tempat parkir yang telah disediakan, keberadaan anda menimbulkan kemacetan,” kata Haryana Kepala Seksi Pengendalian dan Penertiban Dishub Kota Tangerang saat memimpin penertiban tersebut kepada para pengemudi Ojek Online yang mangkal disekitaran taman gajah.

Mendengar seruan tersebut, para pengemudi Ojek Online tersebut tidak menunggu lama dan segera meninggalkan lokasi tersebut dengan kondusif.

Berbeda dengan di taman Gajah yang berlangsung kondusif, ketegangan sempat terjadi antara petugas dengan para ojeg online saat penertiban di sekitaran TangCity Mall, pasalnya puluhan ojeg online tersebut mengabaikan himbauan petugas dishub sehingga petugas terpaksa turun dari mobil patrolinya dan menghampiri para pengemudi Ojeg online tersebut.

“Tolong segera meninggalkan tempat ini, silahkan cari tempat parkir yang telah disediakan, disini macet, kasihan masyarakat lainnya,” pinta Haryana.

Kendati telah turun dari mobilnya dan menegurnya, para ojeg online tersebut berkilah tengah menunggu konsumen yang telah memesannya.

“Saya cuma sebentar sedang menunggu penumpang saya, paling lama juga 10 menit,” kilah salah seorang pengemudi ojeg online.

Meski demikian, alasan pengemudi tersebut tetap tidak bisa ditoleransi oleh petugas, dan memintanya untuk meninggalkan lokasi tersebut.

“Saya mohon demi kenyamanan bersama, silahkan cari tempat yang lain,” himbaunya lagi.

Kepada Wartawan Haryana menjelaskan, penertiban tersebut akan terus dilakukannya terutama pada sore hari dimana kepadatan disekitaran jalan tersebut kerap kali dikeluhkan warga.

“Penertiban ini diharapkan dapat menjawab keresahan masyarakat keberadaan angkutan online yang kerap menimbulkan kemacetan saat menunggu penumpangnya,” kata Haryana.(Herman)

Facebook Comments
torabika