Berkampanye Lewat Medsos, Pengikut Akun Instagram @ariefwismansyah Mulai Dari Turki hingga Amerika

0

Selain giat dalam melakukan blusukan dan silaturahmi ke sejumlah tokoh masyarakat dan alim ulama. Calon Walikota Tangerang Arief R Wismansyah juga gencar berkampanye di media sosial (medsos) salah satunya melalui akun instagram @ariefwismansyah.

Akun instagram @ariefwismansyah yang telah memiliki pengikut sebanyak 27 ribu tersebut ternyata tidak hanya dilihat oleh masyarakat Kota Tangerang. Berdasarkan laporan statistik Instagram, jangkauan akun @ariefwismansyah juga dilihat oleh orang dari sejumlah Kota Bekasi, Bandung dan Instanbul.

Sedangkan untuk jangkauan pengikut negara pengakses pengikuti akun @ariefwismansyah diantaranya Indonesia, India, Turki dan Amerika Serikat. Sementara untuk jumlah pengikut yang sudah melihat akun @ariefwismansyah selama sepekan mencapai 135 ribu orang.

Kemudian dari laporan grafik instagram lainnya, jam pengunjung melihat akun @ariefwismansyah hampir setiap waktu. Hal ini karena akun yang ditampilkan pun tak sekedar hanya pada foto kegiatan rutinitas tetapi juga ada video yang memiliki muatan pesan moral.

Apalagi di saat cuti dalam pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang 2018, Calon Walikota Arief banyak memberikan semangat melalui video pendeknya kepada masyarakat terkait isu – isu yang sedang berkembang dan semangat membangun kota.

Untuk usia, pengunjung akun @ariefwismansyah yakni mulai dari usia 13 tahun hingga 65 tahun. Namun, dominan pengunjung adalah usia 18-24 tahun dan 25-34 tahun. Oleh karena itu, banyak kontek yang dimuat pun berisi kreatifitas dalam memacu semangat pemuda dan pemudi Kota Tangerang.

Calon Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, media sosial memang menjadi salah satu media yang dijadikan untuk bersosialisasi kepada masyarakat. Mulai dari mempublikasi kegiatan harian hingga menyampaikan pesan moral. Intinya, media sosial dijadikan alat untuk berkampanye pada kegiatan sisi posotif.

Khusus di bulan Ramadhan ini, Arief mengatakan, telah menyiapkan sejumlah video yang berisi tentang pesan moral mengenai keagamaan. Harapannya, dirinya bisa bersama – sama bersinergi dalam memberikan pesan positif untuk kebaikan dan saling mengingatkan untuk kebaikan ke depannya.

“Media sosial memiliki sisi positif dan negatif. Tergantung kita menggunakannya. Jangan sampai menjadi hal pemecah persatuan karena manfaatnya sangat banyak jika bisa dilihat peluangnya bahkan pengembangan usaha,” ujarnya.

Arief pun mengajak kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial untuk hal yang bermanfaat dan jangan sampai terpancing isu yang memecah belah. “Pastikan setiap informasi yang masuk kebenarannya. Karena jika tidak mampu memfilternya maka bisa berbahaya,” tegasnya.(mam/yes)

Facebook Comments
torabika