Benarkah Makan Daging Kambing Memicu Hipertensi?

Sebentar lagi seluruh umat muslim di dunia akan merayakan Idul Adha. Perayaan yang juga disebut lebaran haji ini identik dengan makan daging kurban, baik daging sapi atau kambing.

Dikutip dari detik.com (09/08/18)  Banyak yang menghindari mengkonsumsi daging kambing, karena mitos yang beredar di masyarakat mengatakan makan daging kambing bisa menyebabkan hipertensi atau darah tinggi. Benarkah demikian?

dr Tunggul Situmorang, Sp.PD-KGH, spesialis penyakit dalam menjelaskan tidak adanya hubungan memakan daging kabing dengan hipertensi. Ia juga menjelaskan pernyataan itu hanyalah karangan orang saja.

“Itu juga harus diluruskan, engga ada di buku mana pun dikatakan makan kambing bikin hipertensi, enggak ada. dikarang orang saja itu,” tegas dr Tunggul.

Dokter tunggul juga memberikan penjelasan jika hipertensi disebabkan oleh konsumsi garam yang berlebihan yang membuat metabolisme memicu hipertensi. “Enggak betul itu, faktor hipetensi jelas, itu adalah garam, ya metabolisme garam, ada yang memang sensitif, ada yang tidak, jadi nggak ada itu kambing,” pungkasnya.

Jadi kamu tidak perlu khawatir untuk tetap mengkonsumsi kambing saat lebaran haji nanti tiba, tetapi makan dengan porsi wajar ya.

(mam/yes)

Facebook Comments
torabika