Banyaknya Transportasi Arus Mudik Yang Tak Layak Jalan

0
Banyaknya Transportasi Arus Mudik Yang Tak Layak Jalan

PaparazyNews.NET – Baturaja, Untuk memastikan kondisi kelaikkan sarana transportasi berupa bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang ada di Kota Baturaja, kemarin (25/6), petugas UPTD pengujian kendaraan Dinas Perhungan (Dishub) Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan pengecekan kebeberapa loket bus AKAP dan AKDP yang beroperasi di Kota Baturaja.

Dari pengecekan yang dipimpin langsung Kepala Dishub OKU, Firmansyah ST didapatkan beberapa unit kendaraan AKAP yang tidak layak untuk dioperasikan karena tidak memenuhi standar kelayakan kendaraan jalan.

“Ada beberapa unit bus jenis AKAP yang kita temukan tidak layak jalan, salah satunya yang barusan ditunjukkan petugas, karena bagian depan bus yang pecah atau retak,” terang Kepala Dishub, Firmansyah, saat dibincangi disela melakukan pengecekan.

Menurut Firmansyah, sesuai standar uji kendaraan layak jalan, setiap unit angkutan bus baik AKAP maupun AKDP harus memperhatikan beberapa hal item penting fungsi kendaraan, seperti ban kendaraan, rem, kaca spion, lampu, termasuk perangkat keselamatan harus tersedia seperti setiga pengaman, pemecah kaca.

Selain itu tidak kalah penting kelengkapan surat-surat kendaraan. “Dari pengecekan kami juga menemukan ada kendaraan bus yang mati pajak, meski diperbolehkan jalan, namun pihak pengelola bus harus harus segera menghidupkan segera pajak kendaraan tersebut,” tegas pria berkaca mata ini serius.

Sementara, saat disinggung mengenai jumlah bus AKAP/AKDP yang diprediksi bakal dioperasikan selama arus mudik 2016? Firmansyah mengaku tidak mengetahui persis jumlah unit bus baik jenis AKAP maupun AKDP karena menurut Firmansyah, kebanyakan unit bus baik AKAP maupun AKDP yang beroperasi tersebut bukan asli kendaraan dari Kabupaten OKU melainkan dari Kota/Provinsi lain seperti dari pulau jawa dan sekitarnya.

“Untuk jumlah bus kami tidak mengetahui persis, karena sifatnya bus yang dioperasikan hanya numpang lewat, memang ada yang stand by, namun jumlahnya kami juga kurang hapal,” paparnya.

Terkait adanya lonjakan penumpang? Firmansyah memprediksi tidak akan ada lonjakan penumpang yang berarti, hal ini dikarenakan musim liburan tahun ini terbilang cukup panjang, sehingga para pemudik terutama anak-anak sekolah dapat melekukan liburan dengan lebih santai tanpa harus
terburu-buru menentukan limit waktu liburan.

“Untuk lonjakan kami kira tidak ada yang signifikan. Namun memang untuk H-3 diperkirakan angka penumpang akan padat,” ungkapnya.

Sementara menurut petugas UPTD Uji Kendaraan Dishub OKU, David mengatakan, pengecekan bus AKAP/AKDP dilakukan pihaknya kebeberapa pengelola atau loket bus yang ada, seperti PO Rosalia Indah, PO Kramat Djati, PO Arya Prima serta beberapa loket bus lainnya.

Menurut dia, dari pengecekan pihaknya memang ditemukan ada sekitar tiga kendaraan bus yang tidak layak jalan, dikerenakan tidak memenuhu uji keleyakan diantaranya bagian depan kaca bus pecah.

“Kita merekomendasikan agar pengelola segera melakukan upaya perbaikan terhadap bus yang dinilai tidak layak atau tidak memenuhi standar kelayakan jalan, jika pengelola tidak memperhatikan rekomendasi tersebut, maka bus tersebut tidak akan diperbolehkan mengangkut penumpang,” jelasnya.

Sementara menurut pihak pengelola PO Arya Prima, Kornelis pihaknya juga tidak dapat memberikan gambaran alias prediksi jumlah armada bus yang akan diberangkatkan pihaknya pada musim lebaran tahun ini.

Namun jika memgaca pada tahun-tahun sebelumnya, Kornelis memperkirakan untuk melayani para pemudik pihaknya akan memberangkatkan sekitar lima hingga enam unit bus guna menghadapi arus mudik jelang H-3 lebaran nanti. “Kami melayani jurusan Baturaja – Jakarta, untuk jurusan lain belum ada,” singkatnya.

Penulis : Ganesa

Facebook Comments