Atlet Bulu Tangkis Ditangkap Polisi.

oleh

[BbsNews.Co.Id] Indonesia pernah harum dikancah olahraga internasional, berkat torehan prestasi Alan Budi Kusuma yang menyabet medali emas Olimpade Barcelona 1992 silam. Kala itu bersama Susi Susanti yang kini menjadi isterinya, Alan menyumbang emas dari nomor tunggal putra dan putri.

Bila Alan atlet bulu tangkis yang pernah jaya di eranya menjadi salah seorang pahlawan olahraga Indonesia hingga saat ini, beda dengan Alan Budi Kusuma satu ini. Lahir 19 tahun lalu, warga Sumber Asri Filip 5, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim yang akrab dipanggil Alang ini, merupakan pemain pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sangat licin.

Kelincahan Alang di arena kriminalitas jalanan, akhirnya mampu ditaklukkan aparat Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Lubuk Batang. Setelah lama diburu petugas, Alang dibekuk dalam sebuah penggerebekan, rabu(14/6). Atas kasus diduga melakukan pencurian sepeda motor milik Rudianto (32), warga Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, OKU, 24 Mei 2017 lalu.

Dari  hasil pengembangan, Alang pun “bicara” tidak beraksi sendirian melainkan bersama partnernya, Alhitori alias Torik yang usianya terpaut jauh darinya. Tak mau diseret ke penjara sendirian, Alan Budi Kusuma mau diajak polisi menggerebek persembunyian Torik.

Torik ditangkap di kawasan KM 7 Palembang dan langsung dibawa untuk diminta menunjukkan sepeda motor hasil curian yang dijualnya kerja bareng Alang. Di tengah jalan Torik yang sudah memilik seorang cucu ini tidak koperatif malah berupaya melarikan diri.

Jauh-jauh menangkapnya, polisi tak ingin buruannya tersebut lepas. Apalagi Torik disinyalir telah banyak terlibat curanmor, baik sebagai pelaku maupun penadah motor yang dicuri Alang. Sebutir timah panas pun melesat dari pistol petugas dan bersarang telak di betis kanannya.

Sayangnya motor yang dicuri dua pelaku diatas tak berhasil disita polisi. Karena sudah berpindah tangan lagi.

“Barang bukti motornya masih kita kejar karena sudah jauh dari Palembang. Kita mengamankan kunci letter T yang digunakan kedua tersangka saat beraksi,” jelas Wakapolres OKU Kompol Suryadi SIK didampingi Kapolsek Lubuk Batang AKP Syamsu Rizal.

Wakapolres OKU Kompol Suryadi sengaja mendatangi Mapolsek Lubuk Batang, guna melihat langsung kedua tersangka. Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang ini juga sempat menanyakan sepak terjang kedua pelaku yang informasinya sudah sering mencuri dan menadah motor hasil curian.

“Informasi yang kami dapat tersangka Torik ini juga sudah banyak menadah motor curian. Demikian pula Alang sering mencuri motor bahkan dikampungnya warga sudah curiga hanya saja tidak pernah bisa dibuktikan. Kali ini kasus di Lubuk Batang tersangka bisa kita buktikan dan saksi-saksi sudah kita periksa yang memang mengarah kepada dia sebagai pelakunya,” timpal AKP Syamsu Rizal.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di penjara Polsek Lubuk Batang guna dilakukan proses hukum selanjutnya. Alan Budi Kusuma dan Torik akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Kakek Torik juga akan dikenai Pasal 480 KUHP terkait penadahan barang hasil curian. (Gn)