Ariel Tatum Merambah Dunia Teater

Bintang film dan sinetron Ariel Tatum (21) mulai mengepakan karirnya ke dunia teater, demi meningkatkan kualitas aktingnya.

Ariel pun menerima tawaran panggung teater dari Harry De Fretes, komedian senior yang menjadi sutradara dalam pertunjukan teater yang bertajuk ‘Langit 7 Bidadari’, yang rencananya akan digelar di Theater Garuda-TBTI, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada 1 Juni 2018 pukul 16.00 WIB.

Dara cantik dan seksi itu menjajal panggung teater untuk kali yang pertama. Ia akan memainkan pertunjukkan teater yang mengangkat sebuah isu pelestarian lingkungan hidup dan juga seni budaya.

“Aku merasa terhormat sudah dipercayakan untuk ikutserta dalam pementasan ini. Ini secara pribadi teater pribadi aku,” kata Ariel Tatum dalam jumpa pers pertunjukan seni ‘Langit 7 Bidadari’ di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (17/18).

Langit 7 Bidadari membuat Ariel akan memerankan tokoh salah satu bidadari bersama enam pemain lainnya. Mereka adalah Sophia Latjuba, Ersa Mayori, Ririn Ekawati, Kezia Waraouw, Sarwendah, dan Indy Barends.

Ariel mengaku tertekan awalnya saat menerima pertunjukkan tersebut. Hal itu dikarenakan ia harus berakting dengan lawan main aktris yang sudah senior di dunia akting.

“Jadi antara exited dan tertekan juga. Aku sangat tertekan dan aku di sini karena yang paling kecil (usianya) atau yang paling muda,” ucapnya.

Kendati demikian, Ariel mengaku sudah menantikan panggung teater sejak dirinya mulai berkarir di dunia akting atau industri perfilman Indonesia.

Pasalnya, Ariel mengaku sering menyaksikan acara seni teater, jika ceritanya memang ia sangat nantikan dan sukai dalam kehidupannya.

“Aku pecinta teater musikal, tapi karena enggak pernah main. Ini akan jadi pengalaman baru, dan aku juga akan nyanyi di akhir pementasan,” ujar Ariel Tatum.

Pementasan berjudul Langit 7 Bidadari mengangkat kisah Jaka Tarub. Di sini, Jaka (Samuel Rizal) berpetualangan mencari cinta sejatinya seperti legenda Jaka Tarub.

Ia akan mencari cintanya dari para bidadari yang turun ke bumi dari khayangan.

Pertunjukkan yang disutradarai oleh Harry De Fretes akan mengangkat isu tentang pelestarian Orang Hutan dan seni budaya Indonesia, yang sudah terpinggirkan. (mam/yes)

Facebook Comments
torabika