Anggota Polisi Nyambi Ngojek, Untuk Menyekolahkan Anak Yang Kurang Beruntung Dan Terlantar

0
Anggota Polisi Nyambi Ngojek, Untuk Menyekolahkan Anak Yang Kurang Beruntung Dan Terlantar


PaparazyNews.NET – Sebagai seorang abdi negara, memang harus bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat. Hal inilah yang dilakukan oleh salah satu anggota Brimob Detasemen C Satbrimob Polda Jawa Timur, yang bernama Brigadir Polisi Rochmat Tri Marwoto.

Secara pangkat yang Ia sandang di Kepolisian, mungkin pangkat Rochmat biasa saja, namun apa yang dia lakukan saat ini sungguh luar biasa, menyekolahkan anak yang kurang beruntung hingga 54 anak yang ia bantu.

Dilansir dari channel You Tube, di Stasiun Metro TV pada acara Talk show ‘Kick Andy’, sejak 2007 Rochmat mengaku telah mengasuh anak yang kurang beruntung, agar mereka semua bisa sekolah dan kuliah untuk meraih sukses.

Disini Rochmat menanamkan kepada anak asuhnya bahwa sukses bukan hanya milik mereka orang kaya saja. Total sudah ada 54 anak yang ia biayai dan Ia bimbing. Rata-rata mereka berasal dari yatim piatu, anak jalanan dan anak yang diterlantarkan oleh orang tuanya.

Saat ini sudah banyak anak didik Rochmat yang sudah lulus, mandiri dan sukses. Ada yang menjadi guru, kepala sekolah, bahkan ada yang mengikuti jejaknya menjadi anggota Polisi.

Rochmat berusaha menghidupi anak asuhnya seperti ia merawat anaknya sendiri. Segala kebutuhan sehari-hari Ia dicukupi. Untuk memenuhi kebutuhan, saat ini Rohmat berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan menjadi guru ekstarkurikuler, seperti Paskribraka, Osis, Palang Merah diberbagai sekolah selepas dinas dari Kepolisian.

Bahkan, dulu sewaktu ditugaskan di Jakarta, Rochmat mengaku pernah menyambi menjadi tukang ojek, selepas dinas dirinya langsung ngojek hingga pukul 9 (sembilan) malam.

Berbekal karena sikapnya yang mulia itu, ia tidak melihat pangkat atau golongan yang ia miliki. Yang terpenting baginya, dapat membantu menyekolahkan anak asuhnya yang kurang beruntung berjumlah 54 orang.

Jakarta, 16 Juni 2016
Penulis: Widhi W.Karni

Facebook Comments