Acara Rabu Hijrah, Sekda Ajak Masyarakat Kabupaten Pandeglang Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan

0

Bbsnews, Kabupaten Pandeglang – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin membuka acara Rabu Hijrah meuju kejayaan bangsa yang digelar oleh ikatan pendidikan Al-Auran Provinsi Banten.

Dalam acara tersebut Sekda mengajak masyarakat di daerah ini agar meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa,terlebih menghadapi pemilihan umum (Pemilu) 2019.

“Meski berbeda pandangan politik pada Pemilu, namun lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Pery Hasanudin.

Lebih lanjut Pery menambahkan, sejarah mengatakan Indonesia berdiri dan meraih kemerdekaan tidak lepas dari peran tokoh-tokoh Islam.

“Berkat pejuangan para tokoh islam, Negara Indonesia berdiri dan merdeka seperti sekaranh ini,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah juga ulama kharismatik Cidahu Abuya Muhtadi di Shohibul Barokah Desa Mandalasari Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang, Rabu (13/3/19).

Sekda Kabupaten Pandeglang : Pery Hasanudin

Dalam kegiatan itu juga menghadirkan penceramah Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih akrab di sapa TGB.

Ia berharap kegiatan ini tentunya harus dijadikan momentum untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa khususnya Kabupaten Pandeglang, umumnya untuk seluruh bangsa Indonesia berdasarkan pancasila dan Undang-undang dasar 1945.

“Kami menjamin warga Pandeglang akan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa juga cintai terhadap NKRI,” katanya menegaskan.

Ketua Ikatan Pendidikan Alquran Provinsi Banten Masiri mengatakan kegiatan Rabu Hijrah menuju kejayaan bangsa bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada NKRI dan mewujudkan visi IPQ Provinsi Banten yakni menyiapkan generasi Qur’ani yang berahlakul karimah.

Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 3.000 orang terdiri dari para pendidik Alquran, guru TPQ tingkat Provinsi Banten dan para aktivis.

“Kami kegiatan Rabu Hijrah mengambil tema membangkitkan semangat bernegara dalam bingkai keislaman dan keindonesian,” katanya. (ris)

3,570 kali dilihat, 18 kali dilihat hari ini

Facebook Comments