3 Begal Driver Ojol di Tol BSD Ditangkap

Polres Tangerang Selatan menangkap tiga orang pelaku pembegalan driver ojol di tol BSD, Tangerang Selatan. Modus yang digunakan para pelaku mengaku sebagai anggota polisi.

Dikutip dari detik.com (07/08/18) Peristiwa itu terjadi pada 26 Juni lalu, Totok Sunarto (57) ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di tol BSD. Saat diinterogasi polisi diketahui dia sebagai korban perampokan.

“Korban ini selaku pengemudi ojek online ini menerima orderan untuk mengantar penumpang, janjian ketemunya di FM3 daerah Tangerang. Setelah menjemput, korban kemudian diancam oleh 3 orang pelaku menggunakan alat-alat yang ada di depan. Kemudian dipaksa masuk ke mobil, dan di dalam mobil korban dilakban kemudian dianiaya dan diintimidasi yang tujuannya untuk mengambil harta benda yang ada pada korban ini,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan di Mapolres Tangerang Selatan, Selasa (7/8/2018).

3 Begal Spesialis Driver Ojol di Tangerang DitangkapFoto: Tiga begal yang kerap beraksi di Tangerang Selatan (Nur Azizah/detikcom)

Dalam aksinya, Ferdy menerangkan, para pelaku yakni Dwi Andrianshah alias Andri alias Boler, Billy Darmawan alias Billy alias Wawan, dan Andi Juan alias Andi mengaku sebagai anggota polisi yang menyelidiki kasus narkoba. Dari penyelidikan juga diketahui para pelaku ini sudah beraksi lebih dari satu kali.

“Modusnya sama, mengaku sebagai anggota kepolisian dari satnarkoba yang bertugas untuk menangkap pelaku kejahatan narkoba. Bahkan untuk yang di Pagedangan, korban tidak melapor, setelah kita cek, karena menganggap benar 3 orang pelaku ini adalah dari kepolisian yang sedang melaksanakan tugas,” terangnya.

“Sementara yang kita ungkap sekarang ini adalah korban yang berprofesi sebagai ojek online. Tapi korban lain yang kita periksa itu orang yang sedang nongkrong di pinggir jalan,” sambung Ferdy.

Ferdy menambahkan para pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang terpisah, yakni Ady Juan bersama 4 Juli di Bogor, Dwi Andrianshah ditangkap 12 Juli di Pasar Minggu,dan Billy Darmawan ditangkap 4 Agustus di Cibitung Bekasi. Saat ditangkap para pelaku sempat melawan sehingga ditembak. Selain ketiganya, polisi juga menangkap seorang wanita, AI, yang diduga terlibat dalam kasus pembegalan tersebut.

“Perbuatan mereka bertiga dibantu satu orang perempuan, masih di bawah umur, tidak kita tampilkan, yang merupakan pacar dari salah satu pelaku. Di mobil juga perempuan ini melakukan perbuatan penganiayaan terhadap korban. Sesuai dengan keterangan korban dan pengakuan dari mereka, pacar dari pelaku ini ikut serta melakukan penganiayaan,” ujarnya.

3 Begal Spesialis Driver Ojol di Tangerang DitangkapFoto: Barang bukti badge polisi yang digunakan para begal yang kerap beraksi di Tangerang Selatan (Nur Azizah/detikcom)

 

Akibat perbuatan para pelaku, Totok mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Satu unit sepeda motor, ponsel, dan sejumlah uang Totok diambil oleh para pelaku.

Berkaca dari kasus ini, Ferdy mengimbau masyarakat agar tak mudah percaya jika ada oknum yang mengaku sebagai anggota polisi. Dia juga meminta masyarakat berani melaporkan kepada polisi.

“Ketika ada yang mengaku sebagai anggota polisi, ditanyakan mana ini identitas polisinya dulu yang paling penting. Itu SOP yang baku yang melekat kepada petugas kepolisian yang sedang bertugas,” terangnya.

“Jadi yang mengaku sebagai anggota kepolisian harus dapat menunjukkan identitas dia sebagai polisi. Jika itu tidak ada, jangan langsung percaya. Setidaknya libatkan masyarakat setempat untuk bersama-sama ketemu di kantor polisi terdekat,” imbuhnya.

Kini ketiga dan AI pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukum 12 tahun penjara.

(mam/yes)

Facebook Comments
torabika